Siswi SMA Dicabuli Tetangga Saat Ibunya Sembunyi di Kamar Mandi

Siswi SMA Dicabuli Tetangga Saat Ibunya Sembunyi di Kamar Mandi
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Rabu, 09 Januari 2019 07:46 WIB
MUSI RAWAS - Seorang siswi SMA berusia 15 tahun di Kecamatan Megang Sakti, Kecamatan Musi Rawas, Sumatera Selatan, menjadi korban pencabulan di rumahnya, Rabu (2/1) pagi. Pelaku merupakan tetangga korban.

Dikutip dari merdeka.com, peristiwa itu bermula saat pelaku bertandang ke rumah korban. Pelaku bermaksud menemui ibu korban yang ditaksirnya.

Lantaran tak ingin bertemu dengan pelaku, ibu korban pun bersembunyi di kamar mandi. Dia meminta korban berbohong kepada pelaku bahwa dirinya sedang keluar.

Ternyata pelaku memanfaatkan kesempatan itu untuk mencabuli siswi SMA itu. Pelaku berpura-pura pamit pulang, tetapi justru menutup pintu rumah dan menguncinya dari dalam.

Dengan leluasa, pelaku memeluk dan membawa paksa korban ke kamar. Di sana, pelaku menindih dan menggerayangi tubuh korban. Begitu pakaiannya dilepas pelaku, korban berteriak memanggil ibunya untuk meminta tolong.

Ibu korban yang masih bersembunyi di kamar mandi tak mendengar teriakannya. Pelaku pun membawa korban ke kamar belakang dan kembali berbuat cabul. Beruntung, ibu korban baru mendengar teriakannya sehingga keluar dari persembunyiannya.

Ibu korban langsung memukul korban dengan jilbab yang dipakainya sambil berucap ''kurang ajar dan tidak punya otak'' kepada pelaku. Pelaku kabur dan akhirnya dilaporkan ke polisi sehingga dilakukan penangkapan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengungkapkan, tersangka diringkus dari negosiasi dengan keluarganya sebelum berusaha melarikan diri. Tersangka mengakui telah melakukan percobaan perkosaan kepada korban yang tak lain adalah anak wanita yang ditaksirnya.

''Tersangka tepergok oleh ibunya saat kejahatan itu terjadi. Tersangka sedang mencabuli korban,'' ungkap Suhendro, Selasa (8/1).

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. "Barang bukti yang kita amankan pakaian korban dan tersangka," pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Dijanjikan Masuk Surga, Siswi SMA Disetubuhi Pria Mengaku Kanjeng Sultan
GoNews Baru Sehari Kenal Lewat Medsos, Siswi SMA Dicabuli Remaja Lulusan SD
GoNews Siswi SMA Dicabuli Ayah Kandung, Paman dan 6 Tetangganya Sejak 2017, Kini Hamil 2 Bulan
GoNews Dijanjikan Dinikahi, Siswi SMA Bersedia Dicabuli di Hadapan 2 Temannya Sepulang Sekolah
GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
wwwwww