Dewan Syura Saudi Tetapkan Usia Menikah Minimal 15 Tahun

Dewan Syura Saudi Tetapkan Usia Menikah Minimal 15 Tahun
Ilustrasi. (int)
Kamis, 10 Januari 2019 20:08 WIB
RIYADH - Dewan Syura Arab Saudi menetapkan usia menikah minimal 15 tahun, baik bagi pria maupun wanita.

Aturan tersebut disahkan Dewan Syura Arab Saudi pada Rabu (9/1). Presiden Dewan Syura Syekh Abdullah Alu as-Syekh memimpin sesi rapat tersebut.

Dikutip dari republika.co.id yang melansir Saudi Gazette, Kamis (10/1), aturan itu membatasi kontrak pernikahan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun sampai ada putusan pengadilan.

Selain itu, Dewan Syura juga menyetujui rancangan undang-undang (RUU) untuk anak di bawah  umur yang ingin menikah.

Asisten Presiden dari Dewan Syura, Yahya Al-Samaan, mengatakan dalam sebuah pernyataan pers, dewan mengambil keputusan setelah mendengar pandangan dari Komite Peradilan dan Urusan Islam.

Masukan tersebut terkait pendapat dan sudut pandang dari RUU tersebut selama pembahasan dalam sesi sebelumnya. 

Dalam undang-undang yang disahkan tersebut, baik pria maupun wanita yang belum mencapai usia 15 tahun dilarang melaksanakan pernikahan. 

RUU tersebut terdiri dari beberapa aturan. Hal itu diantaranya menetapkan usia pernikahan di bawah 18 tahun, menetapkan syarat untuk membuat laporan medis untuk pernikahan mereka yang berusia di bawah 18 tahun.

Selain itu, aturan juga memastikan pencegahan pernikahan  bagi calon pasangan yang tidak memenuhi syarat.

Dalam rapat tersebut, Dewan Syura Saudi juga menyerukan Rumah Sakit Spesialis dan Pusat Penelitian Raja Faisal untuk memperluas Saudisasi (nasionalisasi) pekerjaan bagi petugas kesehatan, terutama di bidang keperawatan. 

Di samping, dorongan mempersingkat masa tunggu penunjukkan di klinik rawat jalan dan darurat. Keputusan itu diambil setelah mendengar pandangan komite kesehatan mengenai laporan tahunan dari Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Raja Faisal untuk tahun fiskal 1438/1439 H. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mati Mesin, Kapal Pesiar Mengangkut Warga Asing dan WNI Karam di Laut Banda
GoNews Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
GoNews Caleg di Pasaman Barat Cabuli Putri Kandung Sejak Umur 9 Hingga 17 Tahun, Begini Terungkapnya
GoNews 52 Warga Watu Bonang Mengungsi ke Ponpes, Ternyata Ini Identitas Pria yang Sebar Isu Kiamat Sudah Dekat
GoNews Yakin Kiamat Sudah Dekat, 52 Warga Desa Watubonang Eksodus ke Ponpes di Malang
GoNews Tolak Menyerah, Istri Terduga Teroris di Sibolga Nekat Ledakkan Diri
GoNews Warga Sibolga Kembali Dikejutkan 2 Ledakan Bom Rabu Dini Hari
GoNews 7 Jam Dikepung, Istri Terduga Teroris di Sibolga Tak Juga Menyerah, Bertahan dalam Rumah bersama Anaknya
GoNews Prabowo Pukul Tangan Pengawalnya karena Dorong Emak-emak dengan Kasar
GoNews Bantah Klaim Menkumham, Mahathir Sebut Pembebasan Siti Aisyah Bukan Hasil Lobi Pemerintah Indonesia
GoNews Patuhi Larangan Kemenhub, Garuda Indonesia Stop Operasikan Boeing 737 Max 8
GoNews Lieus Sebut Polisi Persulit Perizinan Konser Hadapi dengan Senyuman Ahmad Dhani
GoNews Safari Politik 3 Hari di Sumut, Maruf Amin Klaim Sukses Rebut Suara Prabowo
GoNews Pasca Jatuhnya Lion Air dan Ethiopian Airlines, China Larang Operasikan Boeing 737 MAX 8
GoNews Beredar Kabar Pesawat Prabowo Dilarang Mendarat di Banjarmasin, Angkasa Pura I Membantah
GoNews Hakim Bebaskan Siti Aisyah dari Dakwaan Membunuh Kim Jong Nam
GoNews WNI yang Jadi Korban Ethiopian Airlines Seorang Wanita yang Bekerja untuk World WFP PBB
GoNews Jenis Ethiopian Airlines yang Jatuh Sama dengan Lion Air, Kemenhub Diminta Awasi Ketat Boeing 737 Max 8
wwwwww