Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
23 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
24 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
23 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
22 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
23 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
24 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Ibu Hamil, Balita, Difabel dan Lansia Akan 'Digaji' Rp2,4 Juta/Orang

Ibu Hamil, Balita, Difabel dan Lansia Akan Digaji Rp2,4 Juta/Orang
Presiden Jokowi menyerahkan bansos PKH. (tribunnews.com)
Jum'at, 11 Januari 2019 11:49 WIB
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2019 Rp32,65 triliun. Meningkat sangat tinggi bila dibandingkan tahun 2015, yang hanya Rp5,4 triliun. Jumlah penerima PKH pun ditambah menjadi 10 juta keluarga.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membagikan bansos PKH kepada 1.115 keluarga penerima manfaat di Ciracas, Jakarta Timur, kemarin. Penyaluran bansos tersebut merupakan tahap pertama di tahun 2019.

Kementerian Sosial pun segera menyalurkan dana PKH untuk Keluarga Penerima Modal (KPM) tahun 2019. Anggaran PKH di tahun 2019 mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2018 yang lalu.

Agar penyaluran tepat sasaran, Kementerian Sosial telah menyusun indeks bantuan sosial untuk penerima bantuan tetap KPH.

Bantuan tetap untuk PKH regular Rp550.000,-/keluarga/tahun. Sedangkan bantuan tetap PKH akses Rp1.000.000,-/keluarga/tahun.

Bantuan komponen untuk beragam kondisi KPM juga telah disusun Kementerian Sosial.

Ibu hamil, anak-anak balita, kaum difabel, dan lanjut usia, akan menerima dana masing-masing Rp2.400.000,-/jiwa/tahun. Sedangkan yang sudah bersekolah, pelajar SD menerima Rp900.000,-/jiwa/tahun, SMP Rp1.500.000,-/jiwa/tahun, SMA Rp2.000.000,-/jiwa/tahun.

Pemerintah berharap dengan naiknya anggaran PKH tahun 2019, angka kemiskinan di Indonesia dapat ditekan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww