Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
11 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
3
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
10 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
4
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
10 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
5
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
Olahraga
24 jam yang lalu
Kehadiran BSANK Didukung PB/PP, Akademisi Hingga Presiden Astaf
6
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
9 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi

Wanita Indonesia Tewas Tanpa Busana di Selangor, Diduga Korban . . . .

Wanita Indonesia Tewas Tanpa Busana di Selangor, Diduga Korban . . . .
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 19 Januari 2019 10:37 WIB
SELANGOR - Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditemukan tewas di tempat tinggalnya di Taman Universiti, Seri Kembangan, Selangor, Malaysia.

Dikutip dari merdeka.com, jasad WNI bernama Jamilah Mat Shaari (33) itu, pertama kali ditemukan teman satu rumahnya. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tanpa busana.

Polisi menduga Jamilah merupakan korban pembunuhan. Sebab, ada bekas dicekik pada leher korban.

Kepala Polisi Distrik Serdang Asisten Komisioner Polisi Ismadi Borhan mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus melalui kamera televisi sirkuit tertutup (CCTv) di sekitar lokasi kejadian dan telah mengumpulkan informasi dari para saksi di daerah perumahan.

Dia menambahkan bahwa post-mortem pada korban di Rumah Sakit Serdang pada pukul 01.00 siang menemukan bahwa kematian itu disebabkan oleh kemungkinan pencekikan dengan tidak ada cedera lain termasuk tanda-tanda perkosaan terdeteksi.

Sejauh ini, empat teman serumah korban ditahan polisi setempat untuk membantu penyelidikan. Seperti dilansir The New Strait Times, Jumat, dua pria dan dua wanita yang semuanya orang Indonesia telah ditahan selama lima hari dari kemarin.

''Motif kejadian diyakini karena kesalahpahaman atau kecemburuan karena orang ketiga, yaitu seorang kekasih atau pendamping lain,'' katanya.

Dia mengatakan investigasi awal telah mengungkapkan bahwa korban diyakini memiliki pacar Indonesia yang pernah melamarnya dan polisi saat ini melacak pacar yang telah melarikan diri.

Dia mengatakan ponsel milik korban juga hilang diyakini telah diambil oleh tersangka. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww