Ini 3 Indikasi Mencurigakan Jelang Ani Yudhoyono Divonis Derita Kanker Darah

Ini 3 Indikasi Mencurigakan Jelang Ani Yudhoyono Divonis Derita Kanker Darah
SBY usap kening dan pegang jemari Ani Yudhoyono saat mendampingi sang istri di National University Hospital. (grid.id)
Jum'at, 15 Februari 2019 14:41 WIB
JAKARTA - Tim dokter di National University Hospital, Singapura, memastikan istri mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, menderita leukimia (kanker darah), setelah 12 hari dirawat di rumah sakit tersebut.

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sang putra sulung, dalam telewicara dengan Kabar Petang TVOne, Kamis (14/2), mengungkapkan kondisi terkini ibunya.

''Sampai dengan hari ini Ibu Ani masih menjalani perawatan yang intensif,'' kata AHY.

''Observasi dari tim dokter di NUH, memang kondisinya masih up and down (naik turun) sehingga masih perlu diberikan perhatian khusus supaya semakin stabil,'' ujar AHY, seperti dikutip dari Grid.ID yang melasir dari YouTube tvOneNews, Kamis (14/2/2019).

Penyakit yang diderita oleh Ani Yudhoyono menjadi pukulan yang berat bagi seluruh anggota keluarga. Pasalnya, Ani Yudhoyono dikenal sebagai sosok yang kuat dan selalu mendampingi SBY dalam setiap tugasnya.

Suami Annisa Pohan ini juga mengungkapkan kronologi sakit kanker yang diderita oleh Ani Yudhoyono.

Bulan Januari lalu Ani Yudhoyono rupanya masih mendampingi SBY ke Sumatera Utara dan Aceh.

''Ya ini mas yang berat bagi kami. Kami bertiga, Pak SBY, saya, dan adik saya, termasuk Annisa dan Aliya merasa terpukul karena tidak menyangka. Selama ini kita tahu Ibu Ani adalah seseorang yang begitu aktif, kuat mendampingi Pak SBY dalam penugasan sejak dulu, sejak menikah, di militer sampai dengan menjadi ibu negara, dan bahkan terakhir di bulan Januari yang lalu ini, Ibu Ani masih ikut mendampingi Pak SBY melakukan lawatan di Sumatera Utara dan Aceh,'' ucap AHY.

AHY mengungkapkan bahwa awalnya pihak keluarga mengira Ani Yudhoyono hanya kelelahan.

Karena ia baru saja mendampingi sang suami melakukan perjalanan di dua provinsi.

''Nah kemudian saat kembali memang kondisinya menurun, kami kira awalnya hanya kelelahan setelah menjalani perjalanan panjang tersebut,'' lanjutnya.

Namun kecurigaan timbul karena kondisi Ani Yudhoyono terus menurun maka dilakukan pemeriksaan berkelanjutan.

Dari hasil pemeriksaan darah, ada tiga indikasi yang menimbulkan kecurigaan. Yakni turunnya leukosit, trombosit dan hemoglobin yang drastis.

''Tetapi dari hasil pemeriksaan darah ada tiga indikator yang menurun secara drastis yaitu leukosit, trombosit dan juga hemoglobin,'' jelas AHY.

Putra sulung SBY ini juga menjelaskan bahwa mereka telah melakukan semua yang direkomendasikan dokter untuk pemeriksaan lanjutan di Singapura.

''Dari hasil pemeriksaan tersebut, dari rekomendasi tim dokter khususnya yang masih mengayomi dan masih melakukan pemeriksaan ketat terhadap kondisi kesehatan Pak SBY dan Ibu Ani, segera merekomendasikan agar dilakukan pemeriksaan lanjut di Singapura. Itulah yang kami lakukan,'' ujar AHY.

AHY juga mengungkapkan bahwa tidak ada gejala serius yang dialami oleh Ani Yudhoyono sebelum divonis leukimia.

Namun rupanya, jenis kanker yang diderita oleh Ani Yudhoyono cukup agresif dan menyebabkan kondisinya cepat menurun.

''Yang jelas sebelumnya tidak ada gejala yang memprihatinkan, tetapi ternyata jenis kankernya ini cukup agresif sehingga kondisi Bu Ani menurun cukup cepat,'' jelas AHY.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww