Setelah Berkali-kali Dicabuli di Berbagai Tempat Sejak Tahun Lalu, Gadis Usia 15 Tahun Melapor ke Polisi

Setelah Berkali-kali Dicabuli di Berbagai Tempat Sejak Tahun Lalu, Gadis Usia 15 Tahun Melapor ke Polisi
Ilustrasi. (suara.com)
Minggu, 17 Februari 2019 20:43 WIB
BARABAI - M, gadis berusia 15 tahun, warga Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, melaporkan pacarnya, Rudi Sapura (27), ke Polres Hulu Sungai Tengah.

Dikutip dari tribunnews.com, M melaporkan warga Desa Pandanu RT 04 RW 02, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah itu, karena tidak mau menikahinya setelah menyetubuhinya berkali-kali.

Kepada polisi M membeberkan pertama kali disetubuhi Rudi bermula  saat ia bersama temannya bertandang ke Pasar Barabai pada November 2018 lalu.

Saat ia ke Pasar Barabai, Rudi menjemputnya, kemudian membawa M ke rumah Rudi di Pudak Desa Pandanu, Kecamatan Haruyan. Di sana, Rudi dan korban melakukan hubungan badan pertama kali. Usai berhubungan badan, M diantar oleh Rudi menemui teman M.

Keesokan harinya, M dan temannya diajak Rudi ke Desa Sungkai, Kabupaten Banjar, untuk dipekerjakan sebagai penunggu warung malam.

Di warung tersebut, M dan Rudi tinggal bersama dan berhubungan badan beberapa kali di sana.

Perbuatan itu juga dilakukan Rudi di rumah orangtuanya di Desa Waringin, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Merasa cuma menjadi korban pelampiasan birahi Rudi dan tidak ada niat pelaku untuk memperistriya, akhirnya M menceritakan kejadian tersebut kepada orangtuanya.

Karena tidak ada itikad baik dari pelaku, orangtua korban melaporkan pelaku ke polisi.

Rudi akhirnya ditangkap Unit Buser Polres Hulu Sungai Tengah di rumah orangtuanya di Desa Waringin, Kecamatan Labuan Amas Selatan, pada Jumat (15/2/2019) pukul 22.00 Wita lalu.

Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Sabana Atmojo, pada Minggu (17/2/2019) membeberkan, jika pelaku sudah berhasil ditangkap dan ditahan di Mapolres Hulu Sungai Tengah untuk proses hukum lebih lanjut.

''Pelaku dikenakan pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman paling lama 15 tahun,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Berkali-kali Digauli Pria Paroh Baya di Kandang Ayam, Gadis Remaja Ini Kini Hamil 7 Bulan
GoNews Hilang di Pura Usai Sembahyang, Gadis berusia 14 Tahun Ditemukan Ayahnya di Kamar Tetangga Saat Telentang Tanpa Busana
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoNews Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoNews Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoNews Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoNews Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoNews Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoNews Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
GoNews Kisah Pilu Nining Suryani, Guru Honor Bergaji Rp350 Ribu yang Terpaksa Tinggal di Toilet Sekolah
GoNews Kesal Tak Dapat Kursi di Kereta, Wanita Muda Ini Nekat Lepas Rok dan Celana Dalam, Begini Penampakannya
wwwwww