Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
18 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
14 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
12 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
16 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
8 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
19 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan

BMKG Klarifikasi, Gempa Pukul 06.27 WIB Berpusat di Solok Selatan Berkekuatan 5,3 Magnitude

BMKG Klarifikasi, Gempa Pukul 06.27 WIB Berpusat di Solok Selatan Berkekuatan 5,3 Magnitude
Ilustrasi. (tribunnews)
Kamis, 28 Februari 2019 08:54 WIB
PADANG - Badan Meteorologi dan Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengklarifikasi pusat dan kekuatan gempa yang mengguncang Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (28/2), pukul 06.27 WIB.

Dikutip dari tribunnews.com, sebelumnya BMKG menginformasikan bahwa pusat gempa berada di Kabupaten Pasaman, dengan kekuatan 5,6 magnitude. Dari hasil pemutakhiran, ternyata pusat gempa berada di Solok Selatan, dengan kekuatan 5,3 magnitude.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Padang Panjang, Irwan Slamet mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT.

Lokasi tepatnya ada di darat pada jarak 36 kilometer arah timur laut Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumbar, pada kedalaman 10 kilometer.

''Koordinat epic sudah betul. Acuan kota ada kekeliruan, karena pemilihan daerah terdekat dilakukan komputer secara otomatis,'' kata Irwan kepada TribunPadang.com.

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi 5,6 SR guncang Pasaman Sumbar, Kamis pagi. Melansir situs BMKG, gempa memiliki kedalaman 10 km. Lokasi gempa berpusat 38 km timur laut Pasaman. Gempa tidak berpotensi tsunami.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam

wwwwww