Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
16 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
15 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
3
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
16 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
4
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
8 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
5
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
18 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
6
DPR RI: 'New Normal' adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan
DPR RI
17 jam yang lalu
DPR RI: New Normal adalah Adaptasi dan Inovasi dalam Pakem Protokol Kesehatan

Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Tolak Kedatangan Sandiaga Uno karena Hormati Ma'ruf Amin

Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon Tolak Kedatangan Sandiaga Uno karena Hormati Maruf Amin
Sandiaga Uno. (detik.com)
Jum'at, 01 Maret 2019 19:35 WIB
CIREBON - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menolak kedatangan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno. Surat penolakan tersebut viral di media sosial setelah diunggah akun @maklambeturah, Jumat (1/3/2019).

Dikutip dari okezone.com, Pimpinan Ponpes Pesantren Buntet KH Adib Roffiudin, mengaku menolak kedatangan Sandiaga Uno karena menghormati Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin.

''Kami dengan KH Ma'ruf Amin memiliki hubungan emosional yang sangat dekat. Kami masih satu keluarga, berasal dari satu buyut yang sama. Jadi kami menghormati Beliau,'' ujarnya, saat ditemui Okezone, Jumat (1/3/2019).

Menurutnya lagi, penolakan itu untuk mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan.

''Silaturahmi itu baik, tapi mencegah sesuatu yang tidak baik, itu jauh lebih baik,'' kata dia.

Berikut isi surat tersebut:

''Sehubungan dengan rencana kedatangan Cawapres 02, Sandiaga Salahudin Uno ke Pondok Buntet Pesantren Cirebon, kami segenap masyayikh, sesepuh, dan seluruh warga Buntet Pesantren menyatakan:

1. Menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu kerawanan sosial.

2. Kami segenap keluarga Pondok Buntet Pesantren telah sepakat untuk mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf Amin.

3. Menghimbau kepada seluruh warga Pondok Buntet Pesantren agar turut serta menjaga marwah dan martabat Pondok Buntet Pesantren sebagai pesantren yang berada di bawah naungan NU.

4. Meminta kepada pihak Polres Kabupaten Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan tim suksesnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren sebagai antisipasi terhadinya hal-hal yang tidak diinginkan.''***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam

wwwwww