JK Ingatkan Jokowi, Menggaji Pengangguran Hanya Cocok Diterapkan Negara Maju yang Penduduknya Sedikit

JK Ingatkan Jokowi, Menggaji Pengangguran Hanya Cocok Diterapkan Negara Maju yang Penduduknya Sedikit
Jusuf Kalla. (int)
Selasa, 05 Maret 2019 22:13 WIB
JAKARTA - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menjanjikan menerbitkan kartu sakti Pra Pekerja. Dengan kartu tersebut para lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi yang belum bekerja akan menerima gaji dari pmerintah.

Dikutip dari tribunnews.com, menanggapi janji Jokowi tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan agar Jokowi mempertimbangkannya kembali secara matang.

Menurut JK kebijakan menggaji penggangguran hanya cocok diterapkan di negara maju karena memiliki anggaran besar dan penduduknya sedikit.

''Kalau negara seperti Indonesia, anggaran tidak terlalu besar dan penduduk banyak, tentu harus dihitung. Kalau ada anggarannya silakan,'' ujar JK saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Disebutkan JK, penerapan kartu Pra Pekerja sukses di beberapa negara maju, seperti di Amerika Serikat, Kanada dan Australia.

''Tapi itu biasanya terjadi kalau negara itu maju, penduduknya tidak banyak," tutur dia.

Dtegaskan JK, pos anggaran tahun 2019 telah penuh, sehingga tak mungkin diterapkan program katu Pra Pekerja.

''Kalau ada anggarannya, silakan. Ya nanti kalau ada pembahasan anggaran tahun 2020 baru kita tahu. Yang jelas, tahun ini belum bisa, anggaran 2019 tidak ada,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww