Caleg Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PDIP, PKB, Perindo, PSI dan PKPI di Sumbar Enggan Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf

Caleg Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PDIP, PKB, Perindo, PSI dan PKPI di Sumbar Enggan Pasang Foto Jokowi-Maruf
Ketua Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) Sumatera Barat Hartind Asrin. (kumparan.com)
Rabu, 06 Maret 2019 09:02 WIB
PADANG - Para calon anggota legislatif (Caleg) Partai Golkar, Hanura, NasDem, PPP, PDIP, PKB, Perindo, PSI dan PKPI di Sumatera Barat (Sumbar), terkesan enggan memasang foto Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada spanduk, badrop, baliho dan brosur sosialisasinya.

Dikutip dari kumparan.com, umumnya para Caleg partai pengusung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf itu hanya memajang foto lambang partai dan nomor urut.

Kalaupun ada yang memajang foto Jokowi-Ma'ruf, jumlahnya sangat sedikit dan nyaris tak terlihat di ruang publik dan sudut-sudut jalan di wilayah Sumbar. Padahal, jumlah Caleg yang berasal dari Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, PDIP, PKB, Perindo, PSI dan PKPI cukup banyak di Sumbar.

Ketua Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) Sumbar, Hartind Asrin membenarkan fenomena Caleg partai pengusung Capres-Cawapres nomor urut 01 enggan memasang foto Jokowi-Ma'ruf.

''Iya itu benar (tidak pasang foto). Jawabannya, karena nanti suara kami (caleg) di Sumatera Barat takut hilang. Sudahlah, kita mau bagaimana lagi,'' kata Hartind, Senin (4/3).

Hartind mengakui Sumbar adalah zona merah bagi Jokowi-Ma'ruf. Karena itu, pihaknya memaklumi alasan para Caleg tidak berani terang-terangan kampanye Jokowi di Ranah Minang.

''Ya, Caleg setengah hati dukung Jokowi. Mungkin karena khawatir, nanti kalau kalahkan mereka rugi. Jadi cari aman,'' ujarnya.

Bahkan para ketua partai yang maju di Pileg 2019 dari partai pengusung pun tak banyak yang memasang foto Jokowi-Ma'ruf. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww