Nur Aisyah, Balita Anak WNI Dibunuh dan Dimutilasi Pasutri Malaysia

Nur Aisyah, Balita Anak WNI Dibunuh dan Dimutilasi Pasutri Malaysia
Nur Aisyah Abdullah Alley, balita yang dibunuh pasutri Malaysia. (suara.com)
Jum'at, 08 Maret 2019 14:43 WIB
JAKARTA - Polisi Diraja Malaysia menangkap pasangan suami istri, Ramlan Abdul Rashid (37) dan Wan Roslina Wan Jusoh (40), keduanya warga Malaysia, karena diduga membunuh dan memutilasi Nur Aisyah Abdullah Alley, bocah berusia 3 tahun.

Dikutip dari suara.com, Nur Aisyah Abdullah Alley merupakan putri dari Rosmaliah Samo (31) yang berstatus WNI. Balita malang itu dilaporkan hilang pada akhir Februari 2019 dan saat ditemukan sudah berupa tengkorak..

Nus Aisyah diduga dibunuh di hutan yang berada di kawasan Gunung Raya, Langkawi, Malaysia, oleh pasangan suami istri yang mengasuhnya.

Kepala Polisi Diraja Malaysia Distrik Langkawi Superintendent Mohd Iqbal Ibrahim mengatakan, mereka menemukan tengkorak Nur Aisyah pada hari Kamis (7/3) siang pukul 11.30 waktu setempat.

''Kami menduga bayi itu dibunuh oleh suami istri warga Malaysia yang mengasuhnya,'' kata Ibrahim seperti diberitakan Free Malaysia Today, Jumat (8/3/2019).

Ia mengatakan, tersangka pembunuh balita itu adalah pasutri bernama Ramlan Abdul Rashid (37) dan Wan Roslina Wan Jusoh (40).

Kepada polisi, Ramlan mengaku Nur Aisyah meninggal karena sakit saat diasuh oleh dirinya dan sang istri.

Ramlan juga mengklaim, sempat membawa Nur Aisyah ke rumah sakit tapi keburu meninggal dalam perjalanan. Kemudian dia mengaku, meninggalkan jasad Nur Aisyah di sebuah jurang di Gunung Raya.

''Tapi kami tak memercayai pengakuan tersangka. Sebab, kami tidak menemukan tubuh korban secara utuh, hanya tengkorak,'' kata Ibrahim.

Ibu korban, Rosmaliah Samo akan melakukan tes DNA untuk membantu polisi mengidentifikasi bagian-bagian tubuh korban yang ditemukan.

Berdasarkan laporan sang ibu, ia sengaja menitipkan Nur Aisyah kepada Ramlan dan Roslina. Namun, ketika hendak dijemput pulang pada hari Minggu (3/3) akhir pekan lalu, pasutri dan Nur Aisyah menghilang.

Akhirnya, Rosmaliah melaporkan hal tersebut ke aparat kepolisian setempat. Setelah dicari, Nur Aisyah ditemukan tinggal tengkorak tak utuh, diduga telah dimutilasi. ***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Mahfud Ungkap Tarif Suap Rektor UIN Rp5 Miliar, KPK Diminta Selidiki
GoNews Ditentukan Menag, Busyro Sebut Ada Potensi Suap dalam Pemilihan Rektor UIN
GoNews Orang Misterius Obrak-abrik Isi Masjid di Banyumas, 50 Kitab Kuning dan Alquran Dibuang ke Sumur
GoNews Survei Kompas; Kader Partai Pengusung Jokowi Banyak Membelot, Golkar 41,7%, Hanura 38,9% dan PKB 30,1%
GoNews Waktunya Sudah Dekat, Hampir Semua Agenda Kampanye Prabowo-Sandi Belum Dapat Izin dari Aparat
GoNews Wanita Cantik Ini Lakukan Pemerasan dengan Modus Ajak Pria Tidur di Kamar Kos
GoNews Petani Bawang yang Pernah Mengeluh Sambil Menangis di Hadapan Sandiaga Uno Ditahan Polisi
GoNews Kasus Proyek Meikarta, Demiz Pernah Lapor ke Jokowi Ada Menteri Main Bola Panas, Sebut Nama Luhut, Mendagri dan Sofyan
GoNews Survei Kompas; Prabowo-Sandi Kuasai DKI, Jabar, Banten dan Sumatera
GoNews Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Anggota Brimob Tewas dan 2 Terluka
GoNews Video Polisi Ajak Warga Teriak Jokowi Yes Yes Yes Viral, Polri Akan Cek Akun Penyebar
GoNews Panglima TNI Mutasi dan Promosikan 72 Pati AD, AL dan AU, Ini Daftar Lengkapnya
GoNews Tanah Wakaf yang di Atasnya Berdiri Masjid Dicaplok Warga Asing, Ribuan Jamaah Demo ke Kantor BPN
GoNews Gempa Guncang Pariaman Dinihari Tadi, Berpusat di Darat pada Kedalaman 10 Kilometer
GoNews KPK Temukan Rp180 Juta dan USD 30 Ribu dari Ruang Kerjanya, Menag: Mohon Maaf Saya Belum Bisa Klarifikasi
GoNews KPK Duga Romy dan Pejabat Kemenag Sekongkol, Sejumlah Barang Bukti Ditemukan di Ruang Kerja Menag
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Erwin Aksa Dipecat Golkar
GoNews Dukung Prabowo-Sandi, Keponakan JK Minta Maaf ke Partai Golkar
wwwwww