Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
DPR RI
12 jam yang lalu
Andi Paris Minta Proyek Vaksin masuk Proyek Strategis Nasional
2
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
Politik
16 jam yang lalu
Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
3
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
4
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
DPR RI
15 jam yang lalu
Sejarah Panjang dan Keberlanjutan Revolusi Mental
5
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Puluhan Jabatan Fungsional Kemendagri Dilantik
6
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya

Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya

Orangutan dan Bayinya Disiksa Secara Keji di Aceh, 74 Peluru Bersarang di Tubuh dan Matanya
Orangutan yang disiksa secara keji di Aceh. (tribunaceh.com)
Kamis, 14 Maret 2019 17:20 WIB
BANDA ACEH - Seekor induk oangutan dan bayinya dalam kondisi sekarat dievakuasi dari kebun milik warga di Desa Bunga Tanjung, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, Ahad (10/3/2019).

Dikutip dari liputan6.com, kedua orangutan itu merupakan korban penyiksaan sangat sadis. Pada sekujur tubuh induk oangutan bersarang 74 peluru senapan angin. Tiga peluru diantaranya bersarang di matanya.

Proses evakuasi dilakukan tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh setelah menerima laporan adanya orangutan terisolasi di areal kebun milik warga.

Dalam rekaman video milik tim dari BKSDA Aceh, dalam proses penyelamatan, hanya induk orangutan yang bisa sampai di balai pengobatan. Kondisi induk pun kritis karena ada tiga peluru bersarang di mata yang membuatnya buta total.

Sementara, bayi orangutan yang diperkirakan berusia satu bulan mati dalam perjalanan menuju lokasi perawatan. Bayi orangutan diduga kekurangan nutrisi dan mengalami shock berat.

Dari hasil pemeriksaan tim dokter, 74 peluru yang bersarang di tubuh induk orangutan yang tersebar dari kaki hingga mata. Dari jumlah itu, hanya enam peluru yang berhasil dikeluarkan.

Selain luka tembak, induk orangutan juga penuh luka sabetan benda tajam yang diduga dari dodos atau alat pemetik pemanen sawit.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww