Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Akui Terima Uang dari Kontraktor untuk Selesaikan Kasus Korupsi Istrinya di Polda Sumut

Bupati Nonaktif Pakpak Bharat Akui Terima Uang dari Kontraktor untuk Selesaikan Kasus Korupsi Istrinya di Polda Sumut
Bupati Nonaktif Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu, mengenakan rompi tahanan KPK. (detikcom)
Kamis, 28 Maret 2019 18:13 WIB
MEDAN - Bupati Nonaktif Pakpak Bharat, Remigo Yolanda Berutu, hadir sebagai saksi pada persidangan di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (28/3). Remigo bersaksi untuk terdakwa pemberi suap, pengusaha Rijal Effendi Padang.

Dikutip dari merdeka.com, dalam persidangan itu, Remigo mengatakan, yang diterimanya bukanlah suap, melainkan uang terima kasih dari kontraktor yang telah mendapatkan proyek.

''Mereka mengatakan itu uang terima kasih. Untuk jabatan saya tidak pernah terima,'' kata Remigo.

Remigo tidak membantah pernah mengumpulkan para kepala dinas, namun menurutnya mereka tidak membicarakan nilai fee proyek, melainkan untuk percepatan pembangunan.

Dia pun membantah pernah menetapkan nilai atau persentase uang yang harus diberikan kontraktor penerima proyek. Menurutnya hal itu adalah kebijakan masing-masing kepala dinas.

Namun, Remigo mengaku memerintahkan ajudannya untuk menghubungi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali, menyampaikan bahwa dia sedang membutuhkan uang.

''Bahwa saya pada waktu itu membutuhkan bantuan Rp300 juta,'' ucapnya.

Remigo mengatakan, uang itu untuk mengurus kasus PKK yang tengah ditangani Polda Sumut.

''Ini uang untuk mengurus sebuah perkara, perkara yang melibatkan PKK di Polda Sumut,'' ucapnya.

Perkara yang dimaksud Remigo adalah kasus dugaan korupsi PKK pada tahun anggaran 2014 yang membelit istrinya, Made Tirta Kusuma Dewi.

Setelah Remigo ditangkap KPK, Polda Sumut menyatakan penyelidikan kasus dugaan korupsi PKK itu telah dihentikan. Alasannya, kerugian negara Rp143 juta sudah dikembalikan.

Seusai mendengarkan kesaksian Remigo, majelis hakim menunda persidangan. Saat wartawan mencoba mewawancarai, dia menolak menjawab.

Dalam perkara ini, pengusaha Rijal Efendi Padang (38), didakwa telah menyuap Remigo. Rijal dinilai telah memberi atau menjanjikan sesuatu, yaitu memberi uang tunai seluruhnya Rp580.000.000 kepada pejabat negara.

Tujuan pemberian suap agar orang nomor satu di Pakpak Bharat itu memberikan paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), berupa peningkatan atau pengaspalan Jalan Simpang Kerajaan-Mbinanga Sitellu kepadanya. Proyek itu memiliki nilai kontrak Rp4.544.280.000.

Rijal didakwa telah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Perkara ini merupakan kelanjutan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Medan pada November 2018. Awalnya petugas KPK menangkap David yang membawa uang dari Rijal untuk diserahkan ke Remigo, sebelum akhirnya keduanya ikut ditangkap.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww