Gadis Cantik Ini Tewas Gara-gara Rayakan Ultah dengan Terjun Payung

Gadis Cantik Ini Tewas Gara-gara Rayakan Ultah dengan Terjun Payung
Vanessa Ivonne Melendez Cardenas. (thesun.co.uk)
Minggu, 31 Maret 2019 20:09 WIB
MORELOS - Vanessa Ivonne Melendez Cardenas, gadis berusia 18 tahun asal Meksiko, meninggal secara tragis di hari ulang tahunnya akhir pekan lalu.

Dikutip dari sindonews.com, gadis berparas cantik itu memutuskan merayakan ulang tahunnya ke-18 dengan melakukan terjun payung (skydiving) di Tequesquitengo, Morelos, Meksiko,. Namun malang, parasut yang digunakannya gagal dibuka.

Keluarga gadis itu bahkan menyaksikan insiden itu dengan ketakutan. Dalam aksi skydiving itu Cardenas tidak sendirian. Ada empat penerjun payung lainnya dari siswa sekolah menengah dan seorang instruktur Mauricio Gutiérrez Castillo, 34, yang beraksi serupa.

Cardenas dan Castillo jatuh dari ketinggian 1.300 kaki setelah parasutnya gagal dibuka. Sedangkan keempat penerjun payung lainnya mendarat dengan aman.

Dalam sebuah rekaman video, seorang anggota keluarga bertanya kepada seseorang apakah ''Liz'' akan mendarat. Liz adalah nama panggilan untuk Cardenas.

Seorang pria, yang belum diidentifikasi, mengatakan; ''Ya Tuhan, saya harap itu Liz, datanglah ke sini karena orang lain sudah hampir mendarat.''

Tak lama kemudian, pria itu menyadari bahwa Liz tidak termasuk dalam kelompok skydivers yang mendarat aman. Dia lalu berteriak; ''Tidak, tidak, tidak,'' ketika dia menyadari bahwa Liz hilang.

Tubuh Cardenas dan Mauricio akhirnya ditemukan di padang rumput dalam kondisi tidak bernyawa.

Video tersebut memperlihatkan anggota keluarga yang kebingungan melihat ke tubuh korban.

Perusahaan yang menyelenggarakan skydiving menegaskan bahwa insiden itu bukan kecelakaan yang disebabkan oleh kerusakan peralatan. Jorge Gaitán, direktur Albatros Parachuting, percaya seseorang diduga telah memanipulasi mekanisme pelepasan.

''Itu bukan kegagalan peralatan atau semacamnya. Itu pasti ada hubungannya dengan seseorang yang ada di penerbangan itu, yang memanipulasi dan mengaktifkan mekanisme pelepasan,'' katanya.

''Itu tidak berakhir secara kebetulan, itu disebabkan oleh manusia. Kita sedang dalam penyelidikan. Kita masih tidak tahu apa yang terjadi,'' ujarnya, seperti dikutip Daily Mirror, Kamis (28/3/2019) malam.

Perusahaan skydiving, yang tidak menawarkan asuransi karena dianggap sebagai olahraga ekstrem, mengatakan itu mekanisme pelepasan diaktifkan pada tingkat di mana tidak mungkin bagi parasut untuk merespons.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww