Islamophobia, Seorang Pria Lepaskan dan Robek Jilbab Muslimah di Stasiun Kereta Api

Islamophobia, Seorang Pria Lepaskan dan Robek Jilbab Muslimah di Stasiun Kereta Api
Stasiun Turnpike Lane, London. (standard.co.uk)
Selasa, 02 April 2019 08:28 WIB
LONDON - Seorang Muslimah menjadi korban kekerasan bermotif Islamophobia (kebencian terhadap Islam) di Stasiun Turnpike Lane, pada Sabtu (30/3) pagi. Seorang pria melepaskan dan merobek jilbab yang dipakai wanita Muslim tesebut.

Dikutip dari republika.co.id, Kepolisian London telah menginvestigasi seorang laki-laki yang diduga merobek jilbab Muslimah di jaringan kereta api bawah tanah London tersebut.

Seseorang yang diyakini sebagai teman korban mencuit di akun Twitternya tentang kejadian tersebut. Dia menceritakan, seorang pria mendatangi wanita itu dan melepas serta merobek jilbabnya. 

Sang teman dengan akun bernama Mubs tersebut mengatakan, perempuan itu meminta bantuan menggunakan tombol darurat tiga kali. Akan tetapi, tidak ada staf yang datang membantunya. 

Cuitan itu ditujukan untuk mendapat perhatian Wali Kota London Sadiq Khan, Transport for London (TfL) dan anggota parlemen Buruh David Lammy. ''Apakah ini London? Ini terdengar mengerikan,'' ujar Lammy dikutip Daily Star pada Senin (1/4).

Staf media sosial TfL menanggapi cicitan itu dan meminta wanita itu untuk menghubungi pihak berwenang, Polisi Transportasi Inggris (BTP). Hal itu juga untuk mengonfirmasi bahwa mereka akan menyelidiki alasan tombol panggilan darurat tidak dijawab.

Sejumlah kelompok buruh yang bermarkas di London utara telah menyelenggarakan aksi protes di luar stasiun Turnpike Lane.  

''Kita tidak bisa tahan ketika serangan rasis terjadi di lingkungan bermusuhan beracun ini,'' Crouch End Labour mengatakan dalam sebuah cuitan di Twitter.

Sementara itu, seorang juru bicara kepolisian mengatakan, Kepolisian Transportasi Inggris sedang menyelidiki menyusul laporan tentang serangan ras yang diperburuk secara rasial di Stasiun Turnpike Lane sekitar pukul 10.45 pagi pada 30 Maret. 

Dia menambahkan bahwa mereka menganggap semua laporan sangat serius dan memohon siapa pun yang menyaksikan apa yang terjadi untuk menghubungi mereka.

Kelompok pemantau kejahatan rasial independen TellMAMA mengklaim bahwa kejahatan rasial anti-Muslim di seluruh Inggris telah meningkat pesat sejak serangan teror Selandia Baru. 

Mereka mengklaim bahwa dalam pekan setelah serangan terhadap dua masjid Christchurch, mereka melihat peningkatan 593 persen dalam insiden kejahatan rasial yang dilaporkan. 

Biasanya, kelompok tersebut menerima informasi sekitar 30-35 insiden per pekan, tetapi mengklaim bahwa antara 15 Maret, hari serangan teror, dan 21 Maret, 95 insiden dilaporkan kepada mereka. 

''Ini terdengar seperti insiden yang mengerikan. Kami tidak pernah mentoleransi perilaku bermusuhan dan kekerasan di jaringan kami. Semua pelanggan kami memiliki hak untuk bepergian tanpa takut akan kekerasan verbal atau fisik. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung penyelidikan BTP,'' ungkap Direktur Layanan Pelanggan untuk London Underground, Brian Woodhead. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww