LSI Denny JA Sebut 47,6 Persen Anggota FPI Pilih Jokowi, Munarman: Lucu, Tak Satu Pun Anggota FPI Jadi Responden

LSI Denny JA Sebut 47,6 Persen Anggota FPI Pilih Jokowi, Munarman: Lucu, Tak Satu Pun Anggota FPI Jadi Responden
Massa FPI bersama ribuan umat Islam melakukan aksi damai mengutuk pembakaran Bendera Tauhid oleh oknum GP Ansor beberapa waktu lalu. (bbc.com)
Rabu, 03 April 2019 13:01 WIB
JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan 41,2-47,6 persen anggota Front Pembela Islam (FPI) memilih pasangan Jokowi-Maruf pada Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Dikutip dari republika.co.id, Sekretaris Umum DPP FPI Munarman menganggap hasil survei LSI Denny JA itu lucu, sebab tidak satu pun anggota FPI yang merasa menjadi responden LSI Denny JA.

''Terkait FPI, ini juga lucu, sampai hari ini tidak ada satupun dari anggota FPI yang merasa pernah menjadi responden LSI Denny JA,'' kata Munarman saat dikonfirmasi Republika, Rabu (3/4).

Munarman menjelaskan penggunaan diksi ''di pemilih FPI'' berarti responden bukan anggota FPI. Dia menyebut, dalam analisis LSI Denny JA tidak memiliki keterkaitan.

''Lha kan yang disurvei bukan anggota FPI, kok tiba tiba disebut berbeda sikap antara pimpinan dengan responden yang di survei. Kan gak nyambung itu,'' sambungnya.

Munarman menilai, LSI Denny JA memberikan informasi yang tidak benar atau missleading informasi. Sebab, penggunaan diksi FPI dan tidak satu pandangan dengan pimpinan FPI merupakan pola yang menyesatkan.

Menurutnya, orang yang tidak bisa membedakan antara pembentukan opini atau persepsi dan fakta akan terjebak dengan pola tersebut. Selain itu, pembentukan opini seperti yang dilakukan oleh LSI Denny JA tidak akan berdampak bagi FPI ke depanya.

Dia menuding LSI Denny JA telah melakukan survey collar crime karena menyalahgunakan ilmu statistik. Bahkan, lanjut Munarman, Denny JA telah mendapat paket program survei yang dibayar.

''Denny JA dengan LSI-nya mendapatkan paket lengkap program survei berbayar dari paslon 01, termasuk dalam paket ini adalah pembentukan opini melalui engineering survey dan produk meme,'' katanya.

Munarman melanjutkan, dalam beberapa survei Pilgub, LSI Denny JA memiliki catatan track record yang hasilnya jauh dari prediksi. Dia mencontohkan, survei Denny JA dalam kurun waktu yang berbeda.

Pertama, dalam survei yang diumumkan bulan Januari 2017 untuk Pilgub DKI, Anies-Sandi tersingkir di putaran pertama dengan hanya mendapat 21 persen, Ahok-Djarot 32,6 persen, AHY-Silviana 36,7 persen.

''Kenapa hasilnya bisa demikian? Karena LSI Denny JA waktu itu dibayar oleh paslon yang angka surveinya paling tinggi di survei LSI Denny JA,'' katanya.

Dalam Pilgub Jabar, LSI Denny JA merilis hasil survei yang diumumkan 21 Juni 2018. Pasangan Sudrajat-Syaikhu hanya mendapat 8,2 persen. Pada kenyataannya, hasil pilgub Jabar pasangan ini mendapatkan 28,74 persen.

Ketiga, dalam Pilgub Jateng, survei LSI Denny JA yang di rilis H-6 sebelum pencoblosan, pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah hanya mendapat 13 persen. Namun, ternyata hasil akhir Pilgub Jateng pasangan tersebut mendapatkan 41,22 persen.

Pada Selasa (2/4), LSI Denny JA merilis survei elektabilitas pasangan calon presiden 2019 berdasarkan kategori ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, FPI, PA 212. Hasilnya, pemilih dari NU mayoritas mendukung Jokowi-Maruf, sementara Muhammadiyah, FPI dan PA 212 lebih condong ke Prabowo-Sandi.

Pemilih NU cenderung memilih Jokowi-Maruf dengan persentase range  sekitar 62,4-68,8 persen dibandingkan ke Prabowo-Sandiaga sebanyak 31,2-37,6 persen. Di pemilih Muhammadiyah, rentang dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga sebesar 51,3-57,7 persen, sementara dukungan terhadap Jokowi-Maruf sebesar 42,3-48,7 persen.

''Untuk pemilih PA 212 yang basenya sekitar 0,6 persen, rentang dukungan kepada Prabowo-Sandiaga sekitar 80,1-86,5 persen. Sedangkan Jokowi-Ma'ruf rentang dukungan 13,5-19,9 persen,'' kata peneliti senior LSI Denny JA Ardian Sopa di Kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta, Selasa (2/4).

Ardian mengatakan, Jokowi-Maruf tetap mendapat tempat di kalangan pemilih ormas FPI. Meski survei menunjukkan pasangan Prabowo-Sandiaga memang unggul di kalangan pemilih FPI dengan rentang 52,4-58,8 persen, Jokowi-Maruf juga mendapat dukungan dengan rentang 41,2-47,6 persen.

''Jadi secara angka memang tidak terlalu jauh dan juga banyak terhadap Jokowi-Maruf, pertama lebih banyak ke Prabowo-Sandi. Mengapa lebih banyak? Karena Imam besar FPI (Habib Rizieq Shihab) mendukung capres yang didukung ijtima' ulama yakni Prabowo-Sandiaga,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww