Sebelumnya Dibantah Basaria Panjaitan, Jubir KPK Pastikan Ada Cap Jempol pada Amplop 'Serangan Fajar' Politisi Golkar

Sebelumnya Dibantah Basaria Panjaitan, Jubir KPK Pastikan Ada Cap Jempol pada Amplop Serangan Fajar Politisi Golkar
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan memberikan keterangan kepada jurnalis, di gedung KPK, Kamis (28/3). Di belakangnya terlihat tumpukan puluhan kardus berisi uang terkait kasus dugaan suap anggota Komisi VI DPR dari Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso. (kum
Rabu, 03 April 2019 07:44 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengecek tiga dari 84 kardus berisi uang terkait dugaan suap dan gratifikasi anggota Komisi VI DPR dari Partai Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Dikutip dari kumparan.com, juru bicara KPK Febri Diansyah memastikan ada cap jempol pada amplop yang disiapkan Bowo untuk kepentingan 'serangan fajar' jelang Pemilu 2019 itu.

''Tidak ada nomor urut (paslon tertentu), yang ada adalah cap jempol di amplop tersebut,'' ujar Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (2/4).

Meski terdapat simbol yang mengacu ke salah satu pasangan capres-cawapres tertentu, Febri enggan mengaitkannya.

Menurut fakta dalam operasi tangkap tangan, lanjut Febri, amplop tersebut disiapkan Bowo untuk kepentingannya yang maju lagi sebagai caleg di Dapil Jateng 2.

''Kami temukan fakta hukumnya adalah amplop tersebut diduga akan digunakan untuk serangan fajar pada proses pemilu legislatif pada pencalegan BSP (Bowo Sidik Pangarso),'' ucap Febri.

Sehingga, Febri menegaskan tak ada keterkaitan antara cap yang ditemukan di amplop tersebut, dengan simbol yang identik dengan pasangan calon tertentu.

''Jadi kami tegaskan tidak ada keterkaitan dengan kepentingan-kepentingan lain berdasarkan fakta-fakta hukum yang kami temukan saat ini. Memang ada stempel atau cap-cap tertentu di amplop tersebut, Tapi sejauh ini fakta hukum yang ada itu masih terkait dengan kebutuhan pemilu legislatif,'' tegas Febri.

Dalam pengecekan amplop di 3 kardus itu, Febri menyebut ada total uang senilai Rp246 juta terdiri dari pecahan Rp20 ribu hingga Rp50 ribu.

''Untuk jumlah sampai saat ini sekitar Rp246 juta yang sudah dikeluarkan dari amplop tersebut,'' ucap Febri.

Dibantah Basaria

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan membantah ada cap jempol pada amplop 'serangan fajar' yang disiapkan politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

''Tidak ada itu. Tim kami sudah membuka dan disaksikan oleh pemegang kuasa dana. Tidak ditemukan ada cap itu,'' tegas Basaria dalam konferensi pers di gedung KPK, Kamis (28/3) lalu.

Ketika itu, jurnalis yang hadir dalam konferensi pers meminta kepada KPK untuk membuka amplop dari salah satu kardus untuk memastikan kabar tersebut.

Namun Basaria yang duduk bersama juru bicara KPK, Febri Diansyah, sempat berbincang sekitar 30 detik, kemudian menjelaskan bahwa apa yang sudah dijadikan sebagai contoh bukti, merupakan amplop yang sama dengan di dalam kardus.

Ditambahkannya, untuk membuka amplop lainnya, diperlukan hadir pemegang kuasa uang dan penyidik serta harus ada penulisan berita acara.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww