Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
Peristiwa
19 jam yang lalu
Terapkan New Normal, DPR Minta Pemerintah Tak Tergesa-gesa
2
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
Politik
19 jam yang lalu
Ketua DPD RI Ajak Elemen Bangsa Gotong Royong Tekan Covid-19
3
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Umum
19 jam yang lalu
Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
4
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
Politik
19 jam yang lalu
Syarief Hasan : Tap MPRS No. XXV/1966 Beri Kepastian Hukum dalam RUU HIP
5
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
Hukum
19 jam yang lalu
Dugaan Gratifikasi, KPK Tangkap Mantan Sekretaris MA Nurhadi dan Menantunya di Jakarta Selatan
6
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal
Kesehatan
18 jam yang lalu
DMI: Kapasitas Masjid Hanya Boleh 40 Persen Saat New Normal

Setelah Dicabuli Berkali-kali, Gadis 16 Tahun di Purwakarta Dijadikan Ayah Tirinya Istri Siri dan Tinggal bersama Ibunya

Setelah Dicabuli Berkali-kali, Gadis 16 Tahun di Purwakarta Dijadikan Ayah Tirinya Istri Siri dan Tinggal bersama Ibunya
Ilustrasi korban pencabulan. (dok)
Jum'at, 05 April 2019 15:01 WIB
PURWAKARTA - AS, seorang gadis berusia 16 tahun di Desa Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Purwakarta, menjadi korban pencabulan ayah tirinya, WS, sejak Agustus 2018 lalu.

Setelah berkali-kali mencabuli AS, WS kemudian menjadikan anak tirinya itu istri siri dan tinggal satu rumah dengan ibu kandungnya (istri WS).

Dikutip dari liputan6.com, aparat Kepolisian Resor Purwakarta telah meringkus WS untuk diproses secara hukum. Kasus tersebut terungkap setelah pihak keluarga korban melaporkan perbuatan bejat ayah tiri itu ke polisi.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan, dari pengakuan pelaku, aksi bejat terhadap anak tirinya itu sudah dilakukan berulangkali. WS mencabuli AS saat ibu AS pergi bekerja. WS selalu mengancam korban saat melampiaskan nafsunya. 

''Di bawah ancaman akan dibunuh. Tidak boleh buka suara kepada siapapun,'' kata Mattius, Kamis (4/4/2019) di Mapolres Purwakarta.

Selain melakukan persetubuhan secara paksa, pelaku juga menikah korban secara siri, hingga kemudian leluasa melakukan aksi bejatnya.

''Ya, juga dijadikan istri sirinya,'' ungkap Mattius.

WS juga mengancam akan membunuh istrinya bila memberitahukan kepada orang lain.

Saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyidikan kasus persetubuhan antara bapak dan anak tiri tersebut.

''Peristiwa sudah berlangsung sejak Agustus 2018 lalu,'' katanya.

Mattius menyebut, Februari 2019 lalu, WS menikahi AS secara diam-diam di Kabupaten Subang. Bahkan, tak lama berselang WS menyatukan anak tiri yang sudah menjadi istri mudanya itu dengan ibu kandungnya AS dalam satu rumah.

''Memang dari pengakuan pelapor itu, ibu kandung yang berinisial ML, bahwa dia pun takut untuk melaporkan karena diancam oleh pelaku. Memang pelaku mengaku sudah ada hati terhadap anak tirinya ini sejak lama,'' katanya.

Akibat perbuatan itu, WS terancam pasal 81 ayat 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

''Ancaman kurungannya maksimal 20 tahun penjara,'' ujarya.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww