Helikopter Militer Myanmar Tembaki Muslim Rohingya yang Sedang Bekerja di Sawah, 7 Tewas dan 18 Terluka

Helikopter Militer Myanmar Tembaki Muslim Rohingya yang Sedang Bekerja di Sawah, 7 Tewas dan 18 Terluka
Warga Muslim Rohingya mengungsi karena khawatir dibantai militer Myanmar. (kiblat.net)
Sabtu, 06 April 2019 12:18 WIB
JENEWA - Dua helikopter militer Myanmar melepaskan tembakan brutal ke arah warga Muslim Rohingya yang sedang merawat sapi dan bekerja di sawah di wilayah Rakhine. Sebanyak 7 orang tewas dan 18 lainnya terluka akibat serangan dari udara tersebut.

Dikutip dari republika.co.id, demikian dilaporkan seorang pejabat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (5/4) waktu setempat, seperti dilansir Anadolu Agency.

Juru Bicara Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Ravina Shamdasani menuturkan, pada 3 April malam lalu, dua helikopter militer terbang di atas saluran Desa Hpon Nyo Leik di Kota Buthidaung selatan dan menembaki warga sipil yang merawat sapi dan mengerjakan sawah. Insiden ini menewaskan sedikitnya tujuh warga sipil dan 18 lainnya terluka.

Shamdasani mengatakan, ada laporan bahwa pertempuran telah meningkat di Buthidaung, Rathedaung, Kyauktaw, Mrauk-U, dan kota-kota Sittwe di Negara Bagian Rakhine dalam beberapa pekan terakhir. Konflik ini mengarah pada evakuasi lebih dari 20 ribu warga sipil.

''Kami sangat terganggu dengan intensifikasi konflik di Negara Bagian Rakhine dalam beberapa pekan terakhir, dan mengutuk apa yang tampak sebagai serangan dan serangan tanpa pandang bulu yang diarahkan pada warga sipil oleh militer Myanmar dan pejuang bersenjata,'' tambahnya.

Menurut laporan itu, lanjut Shamdasani, sekitar 4.000 warga Rohingya dipindahkan pada 25 sampai 30 Maret dari desa-desa di sepanjang jalan yang menghubungkan Kota Buthidaung dan Rathedaung. Ia juga menyebut bahwa serangan militer Myanmar terhadap warga sipilnya sendiri mungkin merupakan kejahatan perang.

Rohingya digambarkan oleh PBB sebagai orang yang paling teraniaya di dunia, dan telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak belasan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada 2012.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750 ribu pengungsi Rohingya, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017.

Berdasarkan laporan Ontario International Development Agency (OIDA), sejak 25 Agustus 2017 hampir 24 ribu Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Foto Jurnalis Reuter Ini Bukti Nyata Pembantaian Terhadap Muslim Rohingya di Rakhine
GoNews Ini Kesepakatan yang Dicapai dari Pertemuan Menlu Retno dengan Pemimpin Myanmar
GoNews Presiden Turki Sebut Myanmar Musnahkan Muslim Rohingya
GoNews Takut Dibantai, 30 Ribu Muslim Myanmar Lari ke Banglades
GoNews Pejabat PBB: Militer Myanmar Sembelih Anak-anak dan Perkosa Wanita Muslim Rohingya
GoNews Militer Myanmar Persenjatai Warga Budha Hadapi Muslim Rohingya
GoNews Umat Islam Myanmar Terus Dibantai, Menag Imbau Muslim Indonesia Shalat Gaib dan Baca Qunut Nazilah
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
wwwwww