Saf Shalat Massa Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Bercampur, Begini Hukumnya Menurut Waketum MUI

Saf Shalat Massa Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Bercampur, Begini Hukumnya Menurut Waketum MUI
Massa peserta kampanye akbar pasangan Prabowo-Sandi Shalat Subuh berjamaah di Stadion GBK, Ahad (7/4) pagi. (kumparan.com)
Senin, 08 April 2019 08:16 WIB
JAKARTA - Massa peserta kampanye akbar pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno melaksanakan Shalat Subuh berjamaah di dalam dan luar Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ahad (7/4) pagi.

Suasana Shalat Subuh berjamaah di Stadion GBK tersebut menjadi bahan perbincangan banyak pihak karena saf jamaah laki-laki bercampur dengan saf jamaah perempuan.

Dikutip dari kumparan.com, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Yuhanar Ilyas mengatakan, bercampurnya saf perempuan dan laki-laki tak perlu dipermasalahkan jika dalam keadaan darurat.

Menurut dia, pemandangan seperti itu jamak ditemui di area Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

''Di Masjidil Haram saja terjadi, dalam keadaan darurat semuanya bisa terjadi. Enggak masalah, namanya juga darurat, kalau kita pergi ke Makkah, Anda akan lihat itu,'' ujar Yuhanar saat dihubungi kumparan, Ahad (7/4).

''Susah, kan, mengatur, Masjidil Haram, kan, keliling tuh, susah mengatur walaupun sudah diatur oleh banyak petugas. Kadang enggak bisa, perempuan di depan, laki-laki di belakang, kadang satu baris bisa campur, kalau darurat, ya, enggak apa-apa,'' tuturnya.

Yuhanar menegaskan, hal itu hanya bisa ditolerir untuk keadaan darurat. Sementara untuk keadaan normal dalam masjid, hukum mengatur saf adalah wajib.

''Misalkan orang shalat harus berdiri, tapi kalau enggak sanggup berdiri, boleh duduk. Kalau enggak sanggup duduk, boleh berbaring. Lalu kalau pakaian kotor enggak bisa diganti, pakaian kotor (saat shalat) saja juga boleh. Jadi dalam keadaan darurat itu semua yang keadaan dilarang itu dibolehkan,'' ungkapnya.

''Tapi kalau keadaan normal, safnya kalau laki-laki laki di depan, perempuan di belakang. Tapi kalau di lapangan, sulit itu mungkin mengaturnya, apalagi begitu banyak orang,'' imbuh Yuhanar.

Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS sekaligus timses Prabowo-Sandi, Hidayat Nur Wahid, juga sudah menjelaskan mengapa peristiwa itu bisa terjadi. Hidayat memastikan saf salat sebelumnya sudah diatur oleh panitia.

''Saya tidak lihat persis karena saya ada di depan. Dan semua saf sudah diatur oleh panitia,'' kata Hidayat kepada kumparan.

Hidayat menduga jamaah yang safnya bercampur itu terjadi lantaran sejak awal mereka tidak tergabung dalam saf. Seharusnya, kata dia, jamaah bisa menyesuaikan diri dengan aturan panitia dan ketetuan umum yang sudah berlaku

. ''Itu kan kejadiannya kemungkinan ya, orang-orang yang sudah duduk-duduk di kursi itu mereka enggak bisa ke tempat saf. Atau mereka telanjur di situ kemudian di situ sudah penuh, mungkin kondisinya semacam itu,'' ungkap dia.

''Yang jadi masalah, mereka duduk di kursi kemudian penuh dan sudah azan. Padahal kalau sudah di saf enggak gitu,'' tuturnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww