Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Viral, Jokowi: Enggak Usah Diangkat Isu-isu yang Enggak Jelas

Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Viral, Jokowi: Enggak Usah Diangkat Isu-isu yang Enggak Jelas
Capres 01 Joko Widodo berorasi di tengah-tengah massa kampanye. (tribunnews)
Kamis, 11 April 2019 17:18 WIB
DEPOK - Video surat suara pemilihan presiden 2019 sudah tercoblos di Selangor, Malaysia viral di media sosial. Dalam video itu terlhat tercoblos pasangan 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Dikutip dari kumparan.com, surat suara yang tercoblos itu disimpan dalam sebuah rumah toko (ruko) tak berpenghuni. Namun, belum diketahui secara pasti, kapan video itu diambil.

Sementara untuk pemilihan legislatif (pileg) DPR RI, pada surat suara tersebut tercoblos caleg bernama Achmad dari Partai NasDem dengan nomor urut 03.

Dikutip dari suara.com, menanggapi adanya video surat suara tercoblos tersebut, calon presiden nomor urut 1 Jokowi mempersilakan melaporkan ke Bawaslu.

''Ya dicek sajalah, kalau itu benar dan itu merupakan pelanggaran, laporkan saja ke Bawaslu,'' kata Joko Widodo (Jokowi) setelah acara Silaturahmi Kebangsaan Jokowi di Hotel Bhumi Wiyata Kota Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019).

Menurut Jokowi, mekanisme pelaporan jika terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu sudah sangat jelas.

Dengan begitu, ia mengimbau semua pihak agar tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu yang meresahkan menjelang pesta demokrasi pada 17 April 2019.

''Mekanismenya jelas kok, enggak usah diangkat isu-isu yang enggak jelas,'' ucap Jokowi.

Minta Dihentikan

Sementara Komisioner Bawaslu, Fritz Edward Siregar mengaku pihaknya sudah menindaklanjuti temuan itu. Bawaslu meminta agar pemungutan suara di Malaysia dihentikan sementara.

''Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu) LN (Luar Negeri) Kuala Lumpur sebagai penemu, kita well informed. Kami akan meminta KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia sementara sampai semua jelas,'' kata Fritz saat dikonfirmasi Kamis (11/4).

Selain itu, Bawaslu juga meminta KPU untuk segera mengevaluasi kejadian ini. Pasalnya, Petugas Pemungutan Suara Luar Negeri (PPLN) dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya.

''Terbukti PPLN tidak melaksanakan tugas dengan benar. Kita sudah membuat rekomendasi soal kinerja PPLN yang diragukan,'' ucap Fritz.

Dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU Ilham Saputra mengaku belum mengetahui kejadian ini. ''Kita sedang cek kebenarannya dan kejadian persisnya kepada pokja (kelompok kerja) PPLN,'' kata Ilham.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com dan suara.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews KPU Anggap Surat Suara Tercoblos di Malaysia Sampah, Jilmly: Kecurigaan Masyarakat Semakin Kuat
GoNews Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dianggap Sampah, KPU Dinilai Serampangan
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
wwwwww