Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dianggap Sampah, KPU Dinilai Serampangan

Surat Suara Tercoblos di Malaysia Dianggap Sampah, KPU Dinilai Serampangan
Surat suara tercoblos di Malaysia. (dok)
Senin, 15 April 2019 07:09 WIB
JAKARTA - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyesalkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terkesan menganggap sepele kasus surat suara tercoblos di Malaysia.

Dikutip dari republika.co.id, seharusnya, tegas Jimly, KPU menjelaskan persoalan itu kepada publik dengan cara-cara profesional dan tak serampangan.

''Pernyataan-pernyataan dari KPU seharusnya tidak dengan kesan menyederhanakan masalah,'' katanya kepada republika.co.id, Ahad (14/4).

Ketua KPU Arief Budiman, beberapa waktu lalu menyampaikan surat suara yang tercoblos tersebut sebagai satu hal yang biasa. Pada Ahad (14/4), komisioner KPU Ilham Saputra berkomentar lebih serampangan lagi. Ia mengatakan, surat suara tercoblos di Malaysia yang jumlahnya ditaksir mencapai puluhan ribu, tak masuk dalam penghitungan karena dianggap sebagai 'sampah' saja.

''Kami (KPU) tidak menghitung surat suara yang ditemukan (tercoblos) itu. Dianggap sampah saja,'' ujar Ilham.

Surat suara yang tercoblos itu, pun KPU ragukan keasliannya. Namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebelumnya menyampaikan surat suara tercoblos tersebut, adalah asli. Akan tetapi sampai hari ini, investigasi yang dilakukan KPU belum dapat menjawab keaslian surat suara tercoblos tersebut.

KPU tak bisa memastikan asli atau palsu, karena surat suara tercoblos itu, sudah dalam penguasaan Kepolisian Diraja Malaysia untuk dilakukan penyidikan. KPU tak diberikan izin mendeteksi langsung surat suara tersebut. Alhasil, KPU menganggap surat suara tercoblos tersebut sebagai bukti dari penggunaan hak pilih yang tak masuk dalam hitungan.

Menurut Jimly, pernyataan serampangan dari pejabat penyelenggara Pemilu membuat kecurigaan masyarakat semakin keras. Jimly mengatakan, keengganan KPU mengakui surat suara tercoblos sebagai bagian dari hasil pemilu yang tak akan dihitung, memang sudah semestinya.

Namun kata mantan ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu, KPU seharusnya dapat menjelaskan kepada khalayak tentang duduk persoalan, dan tindakan tegas dari kasus tersebut.

''Masyarakat yang sedang dilanda persaingan ketat, bahkan seolah pertarungan hidup dan mati, ingin tahu lebih tegas, bahwa kasus ini adalah kejahatan demokrasi yang serius,'' kata Jimly.

Ia meminta ketegasan KPU dan Bawaslu terkait persaolan surat suara tercoblos tersebut. ''Apa penjelasan kasusnya, dan apa tindakan tegas yang diambil KPU terkait masalah ini,'' ucap Jimly. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews KPU Anggap Surat Suara Tercoblos di Malaysia Sampah, Jilmly: Kecurigaan Masyarakat Semakin Kuat
GoNews Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia Viral, Jokowi: Enggak Usah Diangkat Isu-isu yang Enggak Jelas
GoNews Pergeseran Sesar Sumatera Makin Cepat, Produksi Gempa Lebih Besar
GoNews Usai Dipanggil Bergantian ke Kamar, 3 Gadis Cantik Bunuh Ayah Kandung
GoNews TNI-Polri Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Tengah Pasar, Warga Berhamburan Ketakutan
GoNews Tertimpa Pohon Saat Bertugas Padamkan Kebakaran Hutan, Anggota Manggala Agni Meninggal
GoNews Sopir Ojol Berhasil Perdaya Janda Cantik Bermodalkan Foto Polisi di FB, Begini Terbongkarnya
GoNews Eskalasi Berlanjut, 3 Juta Muslim di Suriah Terancam Risiko Mengerikan
GoNews Sebelum Ada UU-nya, Pemindahan Ibu Kota Negara Dinilai Ilegal
GoNews Pemindahan Ibu Kota Negara, Sandiaga: Harusnya Diputuskan Melalui Referendum
GoNews Nenek Mengaku Hamil dan Culik Cucu untuk Kelabui Pacarnya
GoNews Unjuk Rasa di Timika Rusuh, Massa Lempar Kantor DPRD dan Rusak Hotel, 45 Orang Ditangkap Polisi
GoNews Menteri PANRB Kembali Tegaskan, Pemda Dilarang Terima Honorer, Bila Membandel Disanksi
GoNews Beredar Video Siswa SMA Tenggak Miras dalam Kelas Saat Guru Mengajar, Begini Kata Kepala Suku Disdik 2 Jakarta Utara
GoNews Dijanjikan Rp2 Juta, Gadis 15 Tahun Bersedia Digauli Sepupunya di Padang Rumput, Saat Ditagih Malah Dicekik
GoNews Demi Bebaskan Pacar, Wanita Ini Sewa 2 Pembunuh Bayaran Tembak Ibu Kandungnya
GoNews Setelah Lempar Putranya dari Lantai 10 Apartemen, Ibu di Malaysia Melompat bersama Putrinya
GoNews Ditangkap Saat Jemur Pakaian di Nagari Limo Kaum, Gadih Susul Putranya Masuk Penjara
wwwwww