Pengakuan Siswi SMA yang Melahirkan Bayi Prematur, Saat Hamil Pun Masih Digauli Sepupunya

Pengakuan Siswi SMA yang Melahirkan Bayi Prematur, Saat Hamil Pun Masih Digauli Sepupunya
Dua siswa SD dan SMA (pakai penutup wajah) yang diduga menghamili siswi SMA, AZ, hingga melahirkan bayi prematur. (tribunnews)
Selasa, 16 April 2019 12:04 WIB
PROBOLINGGO - Warga Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, dihebohkan dengan peristiwa melahirkannya seorang siswi SMA yang belum bersuami.

Lebih menghebohkan lagi setelah terungkap, ternyata yang menghamili korban adalah dua sepupunya yang masih pelajar SD dan siswa SMA.

Dikutip dari pojoksatu.co.id, korban berinisial AZ (18) memiliki hubungan keluarga dengan pelaku, MWS (13). AZ adalah sepupu MWS, murid SD di Probolinggo. Bahkan, sejak kecil AZ tinggal di rumah MWS.

AZ diasuh oleh orangtua MWS sejak kelas 5 SD lantaran ayah dan ibunya telah meninggal dunia. AZ adalah anak yatim piatu sejak duduk di bangku SD.

Seiring berjalannya waktu, MWS ternyata menyukai AZ yang tak lain adalah sepupunya sendiri.

Dia merayu korban agar mau berhubungan layaknya suami istri. Bahkan, pelaku sempat mengancam akan mengusir korban dari rumahnya jika menolak melayaninya.

Pelaku nekat meniduri korban akibat keseringan nonton film porno. Hal itu membuat pelaku penasaran dan ingin mencobanya kepada sepupunya sendiri.

Menurut pengakuan korban kepada petugas kepolisian, karena ketakutan dengan ancaman pelaku, dia akhirnya terpaksa melayani nafsu bocah SD tersebut.

Kejadian itu berulang terus-menerus hingga korban merasa tersiksa. Korban akhirnya kabur dari rumah MWS.

Korban pergi dari rumah dan menemui sepupunya yang lain, yakni MMH (18), pelajar kelas 3 SMA. Korban pun menceritakan kejadian yang dialaminya kepada MMH.

''Saat itu MMH awalnya mengaku mau menolong AZ. Amun alih-alih menolong, ternyata digitukan juga,'' ujar Kanit PPA Polres Probolinggo, Bripka Reni Isyana Antasari.

Sama seperti MWS, pelaku MMH juga beberapa kali berhubungan intim dengan AZ, hingga korban hamil. Bahkan pelaku masih menggauli korban dalam keadaan hamil.

MWS akhirnya melahirkan bayi prematur bulan lalu. Kelahiran bayi AZ menggegerkan para tetangga. Sebab, AZ masih berstatus siswi SMA dan belum menikah.

Warga yang curiga dengan kelahiran bayi AZ melapor ke polisi. Warga meyakini bahwa bayi itu merupakan hasil hubungan gelap karena AZ belum memiliki suami.

''Perutnya agak kecil karena prematur. Jadi, tidak kelihatan. Yang membuat semua terkejut itu karena korban yang masih pelajar dan melahirkan. Apalagi bayinya kritis. Jadi tambah ramai,'' kata Reni.

Polisi pun langsung melakukan penyelidikan, memeriksa sejumlah saksi. Dari pengakuan korban, ia dihamili oleh dua sepupunya, MMH dan MWS.

Dua pelaku akhirnya ditangkap. Saat ini, kedua pelaku telah mendekam di tahanan Polres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

''Pelaku kami amankan Selasa (2/4) lalu. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah menghamili korban,'' kata Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi Kurniyanto, sebagaimana dilansir Radar Bromo, Senin (15/4).

Perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu menjelaskan, pelaku yang berstarus siswa SD nekat melakukan hal itu karena keseringan nonton film porno.

''Ajakan pertama itu ditolak. Kemudian pelaku MWS itu membujuk untuk menikahi korban. Sehingga, korban mau melakukannya,'' jelas Eddwi.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku yang masih di bawah umur dijerat pasal 76 D Jo pasal 81 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.

''Ancaman hukuman 15 tahun penjara. Tapi nanti akan kami koordinasikan kepada kejaksaan negeri, karena kedua pelaku masih merupakan anak di bawah umur,'' tandasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:pojoksatu.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoNews Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoNews Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoNews Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoNews Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoNews Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoNews Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoNews Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoNews Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww