Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
24 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
2
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
3
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
21 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
4
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
21 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
5
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
20 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
6
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
20 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata

Gagal Menangkan Jokowi, Bupati Mandailing Natal Dikabarkan Mundur

Gagal Menangkan Jokowi, Bupati Mandailing Natal Dikabarkan Mundur
Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. (mandailingonline)
Minggu, 21 April 2019 19:19 WIB
JAKARTA - Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Dahlan Hasan Nasution, dikabarkan memutuskan mengundurkan setelah gagal memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di kabupaten yang dipimpinnya.

Dikutip dari pojoksatu.com, surat pengunduran diri Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati Madina ini beredar luas di media sosial.

Surat bernomor 019.6/1214/TUPIM/2019 itu tertanggal 18 April 2019, atau hanya sehari pasca pencoblosan Pemilu dan Pilpres 2019.

Surat itu ditujukan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution kepada Presiden Jokowi dan ditembuskan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Surat Dahlan diawali dengan apresiasi atas terselenggaranya Pemilu serentak di Madina dengan aman, lancar dan terkendali.

''Namun hasilnya sangat mengecewakan dan tidak seperti yang diharapkan,'' tulis Bupati Madani dalam surat tersebut.

Dahlan Hasan Nasution juga menyatakan bahwa pembangunan di wilayahnya dalam tiga tahun terakhir tumbuh dan berkembang pesat.

Diantaranya pembangunan Pelabuhan Palimbungan, pembangunan rumah sakit, lanjutan pembangunan Jalan Lintas Pantai Barat dan rencana pembangunan Bandara Udara Bukit Malintang.

Juga rencana pembangunan kembali Pasar Baru Panyabungan setelah terbakar pada Bulan Syawal yang lalu dan lain-lain.

Sayangnya, lanjutnya, kenyataan itu tak dapat menyadarkan masyarakat, baik yang berdomisili di Madina maupun di Jakarta.

''Namun belum berhasil memperbaiki pola pikir masyarakat dalam mendukung berbagai pembangunan,'' lanjutnya.

Atas dasar tersebut, Dahlan Hasan Nasution menyampaikan permohonan maafnya. Sebagai rasa tanggung jawab, ia pun memilih pamit dan mundur sebagai Bupati Madina.

''Sebagai ungkapan rasa tanggung jawab atas ketidaknyamanan ini dengan segala kerendahan hati izinkan kami menyampaikan permohonan untuk berhenti sebagai Bupati Mandailing Natal,'' tulisnya.

Kendati demikian, lanjut surat tersebut, ia memastikan akan tetap setia dan memberikan dukungan penuh manakala dibutuhkan.

''Walaupun kami nantinya tidak menjabat lagi sebagai Bupati, namun kami tetap setia kepada Bapak dan berjanji siap membantu Bupati sepenuhnya manakala diperlukan,'' tutupnya.

Untuk diketahui, selain sebagai Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution juga berkecimpung di organisasi relawan Jokowi-Ma’ruf, yakni N4J atau Nusantara Untuk Jokowi (N4J) Madina sebagai Ketua Dewan Penasehat.

Berdasarkan situs resmi KPU, sampai dengan 21 April 2019 pukul 12.WIB, perolehan suara Jokowi-Ma’ruf tertinggal jauh dari Prabowo-Sandi di Madina.

Pasangan nomor urut 01 itu hanya mendapatkan 5.201 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 02 memperoleh 22.589 suara.***

Editor:hasan b
Sumber:pojoksatu.com
Kategori:Ragam

wwwwww