Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
2
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
22 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
3
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
23 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
4
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
21 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
5
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
22 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
6
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Internasional
19 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab

Kepolisian Pegang Salinan C1 Hasil Pemilu, Begini Penjelasan Kapolda Metro Jaya

Kepolisian Pegang Salinan C1 Hasil Pemilu, Begini Penjelasan Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengunjungi kantor KPU, Jakarta, Sabtu (20/4). (kumparan)
Minggu, 21 April 2019 07:06 WIB
JAKARTA - Pihak kepolisian mengumpulkan salinan formulir C1 hasil Pemilu 2019. Kepolisian berdalih, salinan C1 itu hanya sebagai data internal untuk membuat laporan pelaksanaan tugas dalam menjaga setiap TPS.

''Kalau kita ini kan petugas pengamanan. Petugas pengamanan itu kan harus membuat laporan hasil pelaksanaan tugas. Apa yang terjadi di situ, kita akan laporkan semuanya,'' jelas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, saat menyambangi kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (20/4), seperti dikutip dari kumparan.com.

''Tertulis laporan kita. Apakah ada kejadian di situ. Kemudian siapa petugas-petugas di situ. Kemudian hasil juga daripada di situ. Kita ada sama kita begitu. Jadi ini buat data internal kita,'' tambahnya.

Gatot menyebut, anggota kepolisian sebagai pengaman, perlu mengetahui situasi yang terjadi di setiap TPS. Salah satunya hasil perolehan suara. Hal itu dibutuhkan sebagai bentuk antisipasi.

''Jadi ini buat data internal kita. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi potensi-potensi yang menyebabkan potensi konflik, karena kita tahu peta kerawanan yang mungkin timbul. Itu tujuannya,'' terangnya.

Antisipasi ini dilakukan untuk mengetahui potensi konflik yang mungkin saja terjadi. Sehingga kepolisian membutuhkan data terkait formulir C1 di sejumlah TPS.

''Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan apabila terjadi potensi-potensi yang dapat menyebabkan potensi konflik, karena kita tahu kan peta kerawanan yang mungkin konflik, itu tujuannya,'' tuturnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww