Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
13 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
15 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
3
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
20 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
4
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
21 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
18 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
16 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI

Pada C1 TPS 09 Demang Sari Suara Jokowi 104, di Website KPU Ditulis 704

Pada C1 TPS 09 Demang Sari Suara Jokowi 104, di Website KPU Ditulis 704
Proses Situng di kantor KPU. (kumparan.com)
Selasa, 23 April 2019 22:01 WIB
JAKARTA - Salah lagi, salah lagi. Itulah yang terjadi pada input C1 ke data Situng KPU. Kesalaha kali ini ditemukan di TPS 09, Demangsari, Kecamatan Ayah, Kebumen, Jawa Tengah.

Dikutip dari kumparan.com, pantauan pukul 13.40 WIB, di TPS itu relawan KPU menambahkan 600 suara untuk pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Detailnya, dalam data C1 (hasil resmi di TPS), Jokowi-Ma'ruf peroleh 104 suara, sementara Prabowo-Sandi mendapat 74 suara.

Namun, saat petugas menginput ke dalam Situng, angkanya berubah untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf menjadi 704 suara atau bertambah 600 suara. Sementara Prabowo-Sandi tetap.

Salah input itu memengaruhi total perolehan suara kedua pasangan calon yang muncul dalam Situng yang dipublikasikan di website KPU (https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/).

Kumparan sudah melaporkan temuan ini ke Helpdesk KPU melalui WhatsApp.

Sebelumnya, beberapa kesalahan input data C1 di Situng yang menimpa baik kubu 01 atau 02 juga ditemukan. KPU menyebut kesalahan tersebut merupakan human error dan telah dikoreksi.

Namun penting dicatat, data yang ditampilkan dalam Situng yang juga disebut 'real count', tidak akan menjadi rujukan resmi KPU dalam menetapkan hasil Pemilu. Situng dibuat sejak 2014 agar masyarakat bisa melihat hasil Pemilu lebih cepat, dan agar C1 tidak dicurangi karena bisa di-download semua orang.

Hasil resmi pemilu akan tetap merujuk pada hasil hitung manual berjenjang yang saat ini sedang direkap di tingkat kecamatan. Setelah itu direkap di kabupaten/kota, provinsi, dan KPU RI dan hasil resminya akan diumumkan pada 22 Mei 2019. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww