Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
Politik
24 jam yang lalu
Panduan Covid-19 di Tempat Kerja, Saleh Daulay: Keputusan Menkes Basi
2
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
3
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
Ekonomi
21 jam yang lalu
WOM Kembalikan Motor Ojol yang Sempat Ditarik
4
Indonesia Belum Siap Hadapi 'New Normal' menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
Kesehatan
21 jam yang lalu
Indonesia Belum Siap Hadapi New Normal menurut Pakar Kesehatan Masyarakat
5
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
Ekonomi
20 jam yang lalu
8 atau 5 Juni Mal Jakarta Dibuka Kembali, APPBI Siap Ikuti Pemerintah
6
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata
Lingkungan
20 jam yang lalu
Taat PSBB, Warga Pilih Berdoa di Rumah meski TPU di Depan Mata

Pria Ini Tuduh Mantan Pacar Sengaja Hancurkan Organ Intimnya Saat Berhubungan

Pria Ini Tuduh Mantan Pacar Sengaja Hancurkan Organ Intimnya Saat Berhubungan
Ilustrasi. (detikcom)
Selasa, 23 April 2019 18:13 WIB
TAIPEH - Seorang pria di Taiwan menuduh mantan pacarnya sengaja mematahkan organ intimnya (penisya) saat bercinta terakhir kalinya.

Dikutip dari liputan6.com, dia melaporkan mantan pacarnya itu ke polisi sambil menutup bagian pribadinya dengan topi. Pria yang diidentifikasi sebagai Wang itu melaporkan mantan pacarnya telah menghancurkan penisnya.

Wang mengklaim bahwa ia dan mantan pacarnya telah sepakat untuk melakukan hubungan seks sebelum berpisah. Dalam budaya setempat, ini dikenal sebagai hubungan seks putus.

Namun, Wang menuduh bahwa mantan pacarnya sengaja merencanakan itu untuk melukai alat kelaminnya.

Polisi kemudian menjelaskan bahwa dakwaan hanya dapat diterima jika klaimnya direkam dalam video.

Wang mengaku, penisnya sekarang terlihat seperti saksofon yang bengkok. Sayangnya, karena kurangnya bukti, tampaknya pria itu tak dapat melanjutkan tuntutannya tersebut.

Wang mengaku mengalami fraktur penis saat berhubungan badan dengan mantannya itu. Mengutip dari Mayo Clinic, ini biasanya terjadi ketika penis yang ereksi ditekuk dengan paksa, mengakibatkan pecahnya lapisan salah satu dari dua jaringan silinder di penis.

Meski bukan kasus yang kerap ditemukan, kondisi ini biasanya terjadi bila terjadi kecelakaan saat bersenggama. Ini menunjukkan tanda-tanda seperti suara retak, hilangnya ereksi secara tiba-tiba, serta memar di penis.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww