Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
12 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
19 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
20 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
14 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
17 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
15 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI

Hitung C1 Plano, Lapitek UKRI: Prabowo Peroleh 62,20 Persen Suara

Hitung C1 Plano, Lapitek UKRI: Prabowo Peroleh 62,20 Persen Suara
Direktur Lapitek UKRI Rohmanizar Setiadi. (kumparan)
Jum'at, 26 April 2019 00:27 WIB
JAKARTA - Lembaga Pengetahuan dan Ilmu Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) merilis pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo-Sandi meraup 62,20 persen suara, sedangkan pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf memperoleh 35,90 persen suara. Jumlah suara tidak sah mencapai 1,90 persen.

Data yang dirilis Lapitek UKRI itu berdasarkan penghitungan C1 plano di 8 ribu TPS yang tersebar di berbagai provinsi.

Dikutip dari kumparan.com, Direktur Lapitek UKRI Rohmanizar Setiadi mengatakan institusinya berhasil mengumpulkan C1 plano di 8 ribu TPS yang ada di seluruh Indonesia. Jika dipersentasekan dari total TPS yang ada di seluruh Indonesia, maka baru sekitar 1 persen. Jumlah TPS yang tersebar di seluruh Indonesia ada sebanyak 813.350.

''C1 plano paling banyak diperoleh di wilayah Indonesia bagian barat,'' kata Rohmanizar kepada wartawan saat memaparkan hasil temuannya di aula Prof Soemitro Djojohadikusumo, UKRI, Kamis (25/4).

Rohmanizar mengatakan Prabowo-Sandi unggul di 23 provinsi. Diantaranya Jawa Barat, Banten, Sumatera Barat dan Aceh. Sementara itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 11 provinsi. Diantaranya Bali, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Rohmanizar menyebut penelitiannya itu menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of errornya mencapai 2,46 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Rohmanizar mengatakan penelitiannya ini masih dilakukan di Indonesia bagian barat. Untuk wilayah Indonesia bagian timur, Rohmanizar mengaku kesulitan memperoleh data C1 plano.

''Kami menghadapi kesulitan teknis,'' sambung Rohmanizar.

Meski demikian, Rohmanizar menyatakan, penelitian yang melibatkan sebanyak 10 ribu relawan itu sudah bisa dianggap merepresentasikan hasil secara nasional.

''Kami lebih banyak mengambil C1 Plano dari wilayah barat, karena jumlah pemilih di pemilu ini kan paling banyak ada di wilayah barat. Jadi hasil ini bisa merepresentasikan hasil nasional,'' ujar Rohmanizar. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww