Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
21 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
2
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
DPR RI
20 jam yang lalu
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
3
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
DPR RI
20 jam yang lalu
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
4
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
13 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
5
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
DPD RI
15 jam yang lalu
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
6
Ada Patogen Virus Corona pada Kemasan, Produk Ikan Beku Asal Sumut Dilarang Masuk China
Kesehatan
21 jam yang lalu
Ada Patogen Virus Corona pada Kemasan, Produk Ikan Beku Asal Sumut Dilarang Masuk China

Pencoblosan Ulang di TPS 05 Denpasar, Prabowo Ungguli Jokowi

Pencoblosan Ulang di TPS 05 Denpasar, Prabowo Ungguli Jokowi
PSU di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar. (detok.com)
Jum'at, 26 April 2019 00:53 WIB
DENPASAR - Menurut hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU), pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul super telak atas pasangan Prabowo-Sandiaga di Denpasar, Bali. Namun, pada pencoblosan ulang (PSU) di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, yang digelar Kamis (25/4/2019), jumlah suara pasangan Prabowo-Sandiaga justru mengalahkan Jokowi-Ma'ruf.

''Tadi hasilnya 74 Prabowo-Sandi dan 66 Jokowi-Ma'ruf Amin. Total yang menggunakan hak pilihnya 140 dari total 210 daftar pemilih,'' kata Ketua KPU Denpasar Wayan Arsa Jaya di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar, Bali, Kamis, seperti dikutip dari detik.com.

TPS yang berada di depan RS Udayana itu merupakan lokasi pemilih bagi warga yang bertempat tinggal di asrama TNI.

Jaya mengakui partisipasi pemilih pada PSU ini menurun dibanding pada pemilu serentak 17 April lalu.

''Kalau kemarin 169 warga yang menggunakan hak pilihnya atau 80 persen dari total pemilih. Dengan rincian 88 Prabowo-Sandi, 80 Jokowi-Ma'ruf Amin, dan satu suara tidak sah. Saat ini hanya sekitar 66,6 persen atau 140 pemilih,'' katanya.

''Pemilih yang di TPS 05 Dauh Puri itu bertempat tinggal di kompleks asrama TNI,'' sambungnya.

Jaya mengatakan pihaknya juga sudah mengedarkan undangan H-3 pencoblosan ulang dimulai. Hanya, dia mengakui jumlah itu berkurang juga karena para pemilih A5 tidak ikut dalam pencoblosan ulang ini.

''Yang diundang atau diberi C6 dalam PSU adalah DPT dan DPTb yang terdaftar di kami saja. Tadinya kami ingin membuka kotak suara untuk mendapatkan informasi pasti berkaitan dengan pemilih yang menggunakan hak pilih di TPS, dalam hal ini adalah pemilih yang menggunakan A5. Jadi seperti yang diamanatkan PKPU, pemilik A5 bagi yang tidak sempat mendaftarkan dirinya di TPS atau KPU tetap bisa menggunakan hak pilihnya ke TPS," urainya.

''Data inilah yang ingin kami akses dengan membuka kotak suara. Namun upaya ini tidak diizinkan Bawaslu dengan pertimbangan pasal pembukaan kotak suara hanya di saat rekapitulasi suara saja sehingga kami tidak bisa mengakses data tersebut dan kami hanya bisa mengundang pemilih yang terdaftar di DPT maupun DPTb saja,'' tuturnya.

PSU di TPS 05 Dauh Puri, Denpasar ini digelar karena ada satu pemilih yang menggunakan hak pilihnya berbekal e-KTP tanpa form A5. KPU Denpasar sempat mengupayakan itu dikategorikan pelanggaran administrasi dan tidak PSU.

''PSU ini sendiri alasannya karena ada satu pemilih yang punya e-KTP terdaftar di DPT Jateng menggunakan hak pilihnya ini di TPS ini tanpa menggunakan A5. Jadi inilah pelanggaran administrasi yang ditemukan pada saat penyelenggaraan 17 April, jadi atas rekomendasi ini kami melaksanakan PSU,'' tukuknya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww