Sepasang Remaja Mesum di Ranjang IGD RS di Bali, Videonya Viral

Sepasang Remaja Mesum di Ranjang IGD RS di Bali, Videonya Viral
Video mesum di ruang IGD rumah sakit. (tribunnews)
Sabtu, 27 April 2019 09:15 WIB
GIANYAR - Sepasang remaja melakukan hubungan intim di ranjang ruang instalasi gawat darurat (IGD) salah satu rumah sakit (RS) di Bali. Video aksi mesum tersebut viral di media sosial.

Dikutip dari tribunnews.com, video berdurasi 42 detik itu diambil secara candid (diam-diam). Laki-laki dalam video cabul itu diduga pasien yang tengah dirawat di ruang IGD.

Kain pembatas pasien nampak ditutup. Namun, ada salah satu bagian terbuka. Dari situlah, video tersebut direkam oleh perekam yang belum diketahui identitasnya.

Pada detik-detik terakhir, sang wanita sempat menoleh ke arah kamera, sehingga pelaku perekaman buru-buru menarik kameranya.

Pihak Polres Gianyar, Bali, telah menindaklanjuti video yang menghebohkan tersebut.

''Kita masih dalami terkait video itu. Dimana lokasi dan siapa yang ada di dalam video,'' ungkap Kapolres Gianyar AKBP Priyanto Priyo Hutomo, Jumat (26/4/2019) malam saat dikonfirmasi tribunbali.com.

''Kita belum lakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Masih kita kumpulkan informasi-informasi terkait itu. Belum ada laporan juga ke kita dari pihak yang dirugikan atau semacamnya,'' tutur AKBP Priyanto.

Dibantah Dirut RSUD Gianyar

Sementara Dirut RSUD Sanjiwani Gianyar, Ida Komang Upeksa, membantah bahwa video mesum tersebut terjadi di rumah sakit yang dipimpinnya.

Dikatakan Upeksa, material yang terlihat dalam video itu tidak seperti yang ada di RSUD Sanjiwani. ''Melihat dari tirainya saja, sudah bisa dipastikan bukan RSUD Sanjiwani. Kami tidak menggunakan yang sepeti itu. Ini bisa diperiksa langsung ke rumah sakit,'' ujarnya.

Upeksa mengatakan, video tersebut telah mencoreng nama baik RSUD Sajiwani. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan Dinas Inkom Gianyar untuk menelusuri video tersebut.

''Kami tegaskan, video itu tidak benar dilakukan di RS Sanjiwani. Kami bersama Inkom tengah menelusuri video tersebut. Sebab ini tak hanya mencoreng nama baik Sanjiwani, tetapi juga Pemkab Gianyar dan masyarakat Gianyar,'' tegasnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww