Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
DPR RI
24 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Borneo FC Butuh Laga Tandang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Borneo FC Butuh Laga Tandang
4
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
Sepakbola
23 jam yang lalu
Aji Santoso Matangkan Servis Freekick dan Corner Kick
5
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
Sepakbola
23 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Tak Masalahkan Kondisi Fisik Jacob Pepper
6
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT
Pemerintahan
3 jam yang lalu
Satu Poin SDGs Tambahan sebagai Terobosan KemendesPDTT

Mencekam, Pilot Daratkan Pesawat Tanpa Roda Depan, 89 Penumpang Selamat

Mencekam, Pilot Daratkan Pesawat Tanpa Roda Depan, 89 Penumpang Selamat
Myanmar National Airlines UB103 mendarat tanpa roda depan di Bandara Internasional Mandalay di Tada-U, Myanmar 12 Mei 2019 .(poskotanews)
Senin, 13 Mei 2019 14:15 WIB
MYANMAR - Suasana mencekam terjadi saat pilot Myanmar National Airlines UB103 harus mendaratkan pesawat dalam kondisi tanpa roda depan.

Dikutip dari poskotaews.com, pesawat yang membawa 89 penumpang dan awak itu melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Mandalay, Myanmar.

Video memperlihatkan hidung pesawat Embraer 190 menyentuh landasan, setelah sebelumnya sempat mengeluarkan asap.

Pesawat milik Myanmar National Airlines itu sempat tergelincir selama 25 detik di landasan pacu di Bandara Mandalay sebelum akhirnya berhenti.

Kapten Myat Moe Aung sempat membawa pesawatnya berputar di atas bandara sebanyak dua kali agar pengawas lalu lintas dapat melihat apakah roda depannya berhasil dikeluarkan, kata asosiasi maskapai itu.

Pesawat komersial itu berangkat dari Yangon dan saat mendekati Mandalay, pilot gagal mengeluarkan roda depannya. Dia mengikuti prosedur darurat dan membuang bahan bakar untuk mengurangi berat pesawat, kata maskapai itu.

Sebuah tayangan video memperlihatkan pesawat mendarat dengan roda belakangnya sebelum hidungnya menyentuh landasan. Pesawat tergelincir sekitar 25 detik sebelum berhenti.

''Pilot itu melakukan pekerjaannya dengan baik,'' Win Khant, Menteri transportasi Myanmar, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Insiden ini merupakan kecelakaan penerbangan kedua di Myanmar pada minggu ini.

Pada Rabu lalu, sebuah pesawat komersial Biman Bangladesh Airlines tergelincir di landasan pacu ketika mendarat saat cuaca buruk di bandara internasional Yangon, yang melukai sedikitnya 17 orang.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww