Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
18 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
19 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
18 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
17 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
18 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
19 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Mencekam, Pilot Daratkan Pesawat Tanpa Roda Depan, 89 Penumpang Selamat

Mencekam, Pilot Daratkan Pesawat Tanpa Roda Depan, 89 Penumpang Selamat
Myanmar National Airlines UB103 mendarat tanpa roda depan di Bandara Internasional Mandalay di Tada-U, Myanmar 12 Mei 2019 .(poskotanews)
Senin, 13 Mei 2019 14:15 WIB
MYANMAR - Suasana mencekam terjadi saat pilot Myanmar National Airlines UB103 harus mendaratkan pesawat dalam kondisi tanpa roda depan.

Dikutip dari poskotaews.com, pesawat yang membawa 89 penumpang dan awak itu melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Mandalay, Myanmar.

Video memperlihatkan hidung pesawat Embraer 190 menyentuh landasan, setelah sebelumnya sempat mengeluarkan asap.

Pesawat milik Myanmar National Airlines itu sempat tergelincir selama 25 detik di landasan pacu di Bandara Mandalay sebelum akhirnya berhenti.

Kapten Myat Moe Aung sempat membawa pesawatnya berputar di atas bandara sebanyak dua kali agar pengawas lalu lintas dapat melihat apakah roda depannya berhasil dikeluarkan, kata asosiasi maskapai itu.

Pesawat komersial itu berangkat dari Yangon dan saat mendekati Mandalay, pilot gagal mengeluarkan roda depannya. Dia mengikuti prosedur darurat dan membuang bahan bakar untuk mengurangi berat pesawat, kata maskapai itu.

Sebuah tayangan video memperlihatkan pesawat mendarat dengan roda belakangnya sebelum hidungnya menyentuh landasan. Pesawat tergelincir sekitar 25 detik sebelum berhenti.

''Pilot itu melakukan pekerjaannya dengan baik,'' Win Khant, Menteri transportasi Myanmar, mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Insiden ini merupakan kecelakaan penerbangan kedua di Myanmar pada minggu ini.

Pada Rabu lalu, sebuah pesawat komersial Biman Bangladesh Airlines tergelincir di landasan pacu ketika mendarat saat cuaca buruk di bandara internasional Yangon, yang melukai sedikitnya 17 orang.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww