Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
17 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
17 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
16 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
16 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
17 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
17 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Wanita Berkaos 'POLISI' Ditemukan Tewas Terpanggang

Wanita Berkaos POLISI Ditemukan Tewas Terpanggang
Petugas melakukan olah TKP di lokasi penemuan mayat terbakar di Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari. (sindonews.com)
Senin, 13 Mei 2019 15:26 WIB
MOJOKERTO - Warga Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarbladong, Kabupaten Mojokerto, digegerkan dengan penemuan jasad wanita dala kondisi gosong, Senin (13/5/2019).

Dikutip dari sindonews.com, jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan di ladang kayu putih milik warga. Diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mayat tersebut ditemukan oleh salah seorang buruh tani sekira pukul 07.15 WIB. Mayat itu mengenakan kaos bertuliskan 'POLISI', yang diketahui dari sisa pakaian yang terbakar.

Partono, (50) buruh tani yang pertama kali menemukan mayat perempuan tersebut mengatakan, awalnya dia datang ke ladang budidaya kayu putih milik Tegas, warga setempat, untuk menanam jagung. Lantaran lahan yang terletak sekitar 1 kilometer dari jalan utama yang menghubungan Mojokerto-Gresik itu juga ditanami palawija.

''Saya jamnya kurang tahu, tapi masih pagi. Kondisinya tengkurap, kepalanya di bagian sana (selatan, red). Saya tidak kelihatan wajahnya. Kepalanya ditutup seperti menggunakan karung glangsing itu, tapi sudah leleh,'' kata Partono kepada saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut dia, saat ditemukan kondisi mayat itu sudah dalam keadan gosong. Namun, api masih nampak membakar sebagian tangan. Diduga, pelaku pembunuhan, belum lama membakar wanita yang mengenakan kaos polisi itu.

''Tadi masih ada api kecil, disebelah tangan kanannya. Bagian lainnya sudah gosong. Saya lihat bagian pantatnya itu sudah mirip ayam panggang, bajunya sudah kebakar sebagian. Saya lihat tidak ada sandalnya,'' kata dia.

Awalnya, Partono mencium bau gosong saat menanam jagung. Saat dia berada beberapa meter di sekitar mayat, ia yang penasaran langsung mencari sumber bau itu. Partono pun terbelalak, saat mendapati ada mayat dalam kondisi gosong di hadapannya.

Awalnya, Partono mencium bau gosong saat menanam jagung. Karena penasaran, ia langsung mencari sumber bau itu. Partono pun terbelalak, saat mendapati ada mayat dalam kondisi gosong di hadapannya.

''Saya langsung teriak, manggil teman saya (buruh tani lain, red). Soalnya ada 6 orang tadi. Malah si Hartono itu bilang kalau mungkin boneka, saat belum melihat. Setelah melihat langsung salah satu teman saya mencoba menghubungi pak kepala desa,'' jelas dia.

Namun, upaya menghubungi Kepala Desa (Kades) Gunungsari itu gagal, lantaran panggilan telepon tidak dijawab. Hingga akhirnya, salah satu rekan kerja Partono mendatangi rumah Kades dan melaporkan adanya penemuan mayat itu.

''Setelah itu bu Kades yang datang ke sini dan dilaporkan ke polisi,'' kata dia.

Sementara itu, Kades Gunungsari, Susanto, saat dikonfirmasi menyatakan, diduga kuat mayat wanita yang ditemukan dalam kondisi gosong terbakar tersebut bukan warganya. Melainkan warga dari luar daerah.

''Sepertinya bukan, karena sampai sekarang belum ada laporan dari warga yang merasa kehilangan keluarganya,'' kata dia.

Saat ini, mayat wanita tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Polisi pun masih berupata untuk melakukan identifikasi dan autopsi guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww