Pengacara Sebut Akun Mustofa Nahrawardaya Dibajak

Pengacara Sebut Akun Mustofa Nahrawardaya Dibajak
Mustofa Nahrawardaya dijemput polisi di rumahnya, Ahad (26/5) dinihari. (kumparan)
Senin, 27 Mei 2019 10:43 WIB
JAKARTA - Tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya ditangkap aparat Bareskrim Mabes Polri, Ahad (26/5) dinihari, kemudian dijadilkan tersangka dan ditahan.

Dikutip dari kumparan.com, Mustofa terjerat kasus dugaan penyebaran berita bohong saat ricuh 21-22 Mei lalu.

Pengacara Mustofa, Djuju Purwantoro, mengatakan, saat pemeriksaan penyidik mencecar Mustofa dengan pertanyaan soal postingannya di akun Twitter @AkunTofa.

Dalam keterangannya, Mustofa mengaku akunnya di-hack (dibajak).

''Sebetulnya lebih kepada konfirmasi Pak Mustofa tentang illegal access di postingannya, terutama yang di akun Twitter. Itu beberapa postingan yang menurut keterangan dan kesaksian beliau itu dibajak oleh pihak lain,'' kata Djuju kepada kumparan, Senin (27/5)

Djuju menjelaskan, postingan Mustofa di akun Twitter-nya tak melulu pernyataannya yang asli. Menurutnya, akun @AkunTofa sudah beberapa kali dibajak ataupun diduplikasikan oleh pihak lain.

Diterangkan dia, Mustofa pun telah beberapa kali melaporkannya ke polisi.

''Sudah beberapa kali beliau melaporkan, beberapa kali di baik Polda maupun Mabes. Itu fakta-fakta yang sudah beliau lakukan dan faktanya juga terjadi lagi hari ini,'' jelasnya.

Dengan penjelasan demikian, Djuju menyayangkan sikap kepolisian yang akhirnya memutuskan untuk menahan kader PAN itu. ''Malah beliau dijadikan tersangka dugaan pelanggaran pasal 45 Ayat 2 dan 28 ayat 2 UU ITE,'' katanya. ***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Tim IT BPN Prabowo, Mustofa Nahrawardaya Ditangkap Bareskrim dan Dijadikan Tersangka
GoNews Diantar Pacar Tengah Malam dan Ngobrol Hingga Pukul 23.30 WIB, Biduan Ditemukan Tewas Waktu Subuh
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
wwwwww