Masuki Masjid Al-Aqsa, Ratusan Yahudi Ekstremis dan Tentara Israel Bentrok dengan Muslim Palestina

Masuki Masjid Al-Aqsa, Ratusan Yahudi Ekstremis dan Tentara Israel Bentrok dengan Muslim Palestina
Kompleks Masjid Al Aqsa. (nuonline)
Selasa, 04 Juni 2019 04:45 WIB
YERUSALEM - Ratusan orang Yahudi ekstremis, sayap-kanan dan ultra-nasionalis memasuki kompleks Masjid Al Aqsa bersama tentara Israel. Aksi tersebut memicu gelombang protes dari Muslim Paalestina pada Ahad (2/6/2019).

Dikutip dari merdeka.com, kehadiran ratusan orang Yahudi bersama militer itu untuk mengakses kompleks tersebut pada Hari Yerusalem --hari ketika Israel memperingati pendudukan mereka atas Yerusalem Timur pada akhir Perang Arab-Israel atau Perang Enam Hari 1967.

Organisasi Wakaf Muslim yang mengawasi kompleks Masjid Al Aqsa --situs paling suci ketiga dalam Islam-- mengatakan polisi menggunakan peluru karet dan semprotan merica dan menangkap tujuh orang, demikian seperti dilansir Al Jazeera, Senin (3/6).

Seorang pria Palestina menderita cedera kepala, sementara yang lain dirawat karena keracuan gas air mata di dalam kompleks, kata seorang petugas medis dari Bulan Sabit Merah Palestina.

Ini adalah pertama kalinya dalam sekitar 30 tahun bahwa orang Yahudi diizinkan masuk ke situs tersebut selama hari-hari terakhir bulan puasa Ramadan, yang tahun ini bertepatan dengan Hari Yerusalem.

Direktur Masjid Al Aqsa Omar al-Kiswani menuduh Israel melanggar perjanjian yang mengatur bahwa kunjungan semacam itu dilarang selama hari-hari terakhir Ramadan.

Sebelumnya pada pagi hari, polisi Israel telah mengerahkan ratusan pasukan mereka di sekitar kompleks masjid ketika ratusan orang Yahudi menunggu di gerbang kompleks untuk masuk ke Al Aqsa.

Padahal sebelumnya telah diumumkan bahwa orang-orang Yahudi tidak akan diizinkan masuk ke kompleks Masjid Al Aqsa karena sensitivitas mendekati akhir Ramadan.

Tetapi, ratusan pemukim Yahudi, yang diidentifikasi sebagai ultra-nasionalis dan kelompok sayap kanan tetap menuntut untuk masuk.

Begitu polisi memutuskan mereka akan diizinkan masuk, protes oleh warga Palestina dimulai dan pasukan mengikuti untuk menghentikan demonstrasi.

Ribuan orang Yahudi juga berbondong-bondong ke Tembok Barat di dekatnya untuk menandai acara menjelang perayaan dan pawai Hari Yerusalem yang akan diadakan di sekitar kota pada sore dan malam hari.

Pawai tahunan di seluruh kota, termasuk di kawasan Muslim di Kota Tua, kerap memaksa orang-orang Palestina untuk menutup bisnis mereka serta sering memicu bentrokan.

Langkah-langkah keamanan telah diperketat dan polisi dalam keadaan siaga tinggi setelah seorang remaja Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel ketika ia mencoba memasuki Yerusalem Timur yang diduduki untuk melakukan salat Jumat di kompleks Masjid Al Aqsa.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Diantar Pacar Tengah Malam dan Ngobrol Hingga Pukul 23.30 WIB, Biduan Ditemukan Tewas Waktu Subuh
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
GoNews Mengaku Anggota TNI, Kuli Bangunan Berhasil Kuras 3 Janda Luar Dalam
wwwwww