Mengerikan, Ada Tradisi Membunuh Orang Lanjut Usia di India, Ini Alasannya

Mengerikan, Ada Tradisi Membunuh Orang Lanjut Usia di India, Ini Alasannya
Ilustrasi orang lanjut usia. (kumparan.com)
Minggu, 09 Juni 2019 09:23 WIB
NEW DELHI - Di Tamil Nadu, negara bagian di India, ada tradisi megerilkan yang disebut dengan thalaikoothai, yakni membunuh orang yang sudah berusia lanjut.

Dikutip dari kumparan.com yang melansir laman India Times, biasanya yang melakukan hal ini adalah penduduk di Desa Madurai, Virudhunagar dan Teni.

Thalaikoothal sendiri memiliki arti mandi atau siraman. Dinamakan demikian karena dalam prosesnya, orang yang sudah lanjut usia akan diberikan sejenis minyak mandi di pagi hari.

Kemudian dilanjutkan dengan memberikan minum berupa air kelapa. Efek yang ditimbulkan berupa perubahan suhu tubuh, gagal ginjal, demam tinggi, dan akhirnya meninggal dalam waktu satu hingga dua hari.

Ada juga variasi lain, dengan memberikan susu sapi sambil mencubit hidung korban. Efeknya bisa mengakibatkan masalah pernapasan. Selain itu, masih ada beragam cara lainnya yang biasa digunakan untuk mengakhiri hidup korban.

Dalam laporan The Hindu, beberapa tahun lalu di Virudhunagar, ada seorang lelaki berusia 80 tahun yang melarikan diri ke rumah kerabatnya. Ia berujar jika anak-anaknya sedang merencakan kematiannya karena ingin mengambil hartanya.

''Dalam satu kasus di distrik Theni, seorang anak lelaki membunuh ayahnya yang sudah lanjut usia sehingga ia bisa bergabung dengan dinas pemerintah,'' ucap Dr Priyamvadha, seorang Asisten Profesor di Departemen Kriminologi Universitas Madras.

Beragam alasan mendasari dilakukannya prakti ini. Yang paling populer karena faktor ekonomi, dimana sebuah keluarga merasa sulit secara finansial untuk merawat orang tuanya.

Meski sudah ditentang oleh banyak pihak, masih ada segelintir orang yang tetap menjalankannya. Biasanya mereka melakukannya secara diam-diam.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
GoNews Diantar Pacar Tengah Malam dan Ngobrol Hingga Pukul 23.30 WIB, Biduan Ditemukan Tewas Waktu Subuh
GoNews Putrinya Minta Restu Menikah, Ayah Berikan Syarat Harus Bersedia Digauli, Begini Akibatnya
GoNews Pasca Ledakan Bom di Mapolrestabes Medan, Polisi Buru Seorang Pimpinan Pengajian
GoNews Istri Polisi Hilang 2 Hari, Ditemukan Waka Polres dalam Kamar Hotel bersama Polisi Lain
GoNews Dicabuli Kakek dan Sepupu Sejak SMP, Siswi Kelas II SMA Ini Kini Hamil 6 Bulan
GoNews Bus Sinar Jaya dan Arimbi Tabrakan di Tol Cipali, 7 Penumpang Tewas, Ini Identitas Korban
GoNews Kapolri: Bukan Rahasia Umum, Banyak Kapolres Minta Jatah Proyek, Nanti Saya Carikan Pemain Cadangan
GoNews Militer Israel Bombardir Pemukiman Warga Palestina, 22 Muslim Wafat dan 66 Terluka
GoNews Dijadikan PSK buat Bayar Utang, Diracun Suami Saat Hamil 8 Bulan
GoNews Menteri Keuangan Terbitkan Aturan Baru Tentang Iuran BPJS Kesehatan
GoNews Kapolsek Cempa Bersimpuh di Hadapan Massa untuk Selamatkan Nyawa Pekerja Tambang
GoNews Ditusuk Suami Berkali-kali, Wanita Hamil Tua ke Rumah Sakit Sendirian dalam Kondisi Berdarah-darah
GoNews Habib Rizieq Perlihatkan Surat Pencekalan, Imigrasi Mengaku Belum Tahu
GoNews Istri Berlumuran Darah dalam Kamar Mandi, Suami Ditemukan Tergantung di Kebun
GoNews MUI Pusat Dukung Imbauan MUI Jatim Agar Pejabat Jangan Ucapkan Salam Semua Agama, Ini Alasannya
GoNews Memalukan, Anggota Fraksi PSI Lemparkan Dokumen RAPBD ke Lantai Saat Rapat, Mengaku Spontanitas
GoNews MA India Putuskan Umat Hindu Boleh Bangun Kuil di Tempat Berdirinya Masjid Berusia 450 Tahun
GoNews Mengaku Anggota TNI, Kuli Bangunan Berhasil Kuras 3 Janda Luar Dalam
wwwwww