106 Kilometer Daratan di Kepulauan Meranti Riau Digerus Abrasi, Bibir Pantai Dekati Pemukiman

106 Kilometer Daratan di Kepulauan Meranti Riau Digerus Abrasi, Bibir Pantai Dekati Pemukiman
Rabu, 26 Juni 2019 08:21 WIB
SELATPANJANG - 106 kilometer daratan pulau di Kepulauan Meranti Riau tergerus abrasi dan sekarang bibir pantai sudah dekati pemukiman dan kebun warga.

Atas kondisi itu, Pemerintah Kabupaten Kepualuan Meranti hingga saat ini tetap fokus dalam penanganan Abrasi.

Dari data yang diterima melalui Bagian Perbatasan Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti bahwa saat ini kondisi abrasi yang paling parah terjadi di Pulau Rangsang.

Kabag Perbatasasan Setdakab Kepulauan Meranti melalui Kassubag Pengelolaan Potensi Kawasan Yusril Lubis kepada Tribun sebagaimana dikutip GoRiau, Selasa (25/6/2019) mengatakan bahwa potensi abrasi di Kepulauan Meranti sangat besar. Sd1 "Untuk Meranti paling besar itu ada di Pulauan Rangsang 73,47 Km. Total keseluruhan seluruh Meranti 106.87 km," ujar Yusril.

Beberapa hal yang sudah dilakukan pihak Pemkab terkait penanganan abrasi dikatakan Yusril ada dengan pemasangan Nibung dan penanaman Mangrove.

Namun hal ini dikatakan Yusril belum memberikan dampak signifikan. "Hal ini diakibatkan gelombang laut yang besar terutama di pesisir Selat Malaka," pungkas Yusril.

Adapun dampak dari abrasi yang terjadi di Kepualauan Meranti yaitu meningkatkan kemiskinan, hilangnya fasilitas sosial masyarakat, rusak dan hilangnya kebun masyarakat. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunpekanbaru.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Kerusuhan Meluas ke Sorong, Massa Rusak Fasilitas Bandara Serta Bakar Mobil dan Motor
GoNews Mahasiswa Papua dan Warga Saling Lempar Batu di Makassar, Kapolres Ikut Melerai
GoNews Ustaz Abdul Somad Heran, Ceramah dalam Masjid 3 Tahun Lalu Kok Baru Viral dan Dilaporkan Sekarang
GoNews Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim
GoNews Tiga Polisi Terluka Akibat Kerusuhan di Manokwari
GoNews Massa Bakar Kantor DPRD Papua Barat, Suasana Mencekam
GoNews Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun
GoNews Ikan Lele Diejek-ejek oleh Buzzer-buzzer Nakal, Menteri Susi: Padahal Hasilnya Luar Biasa
GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
wwwwww