Riau Targetkan Dulang 20 Medali Emas di PON Papua

Riau Targetkan Dulang 20 Medali Emas di PON Papua
Rabu, 26 Juni 2019 06:34 WIB
PEKANBARU - KONI Riau menargetkan mampu mendulang 20 emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua 2020. Optimisme itu lahir setelah melihat prestasi atlet Riau di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.

Ketua Umum KONI Riau, Emrizal Pakis kepada Tribun sebagaimana dikutip GoRiau, Selasa (25/6/2019) mengatakan, prestasi yang diraih itu tentunya menjadi modal bagi atlet untuk kembali meraih prestasi pada PON tahun depan.

Misalnya medali perak yang diraih M Aprizal pada kejuaraan senam artistik Asia 2019 di Mongolia.

"Atas prestasi itu tentunya kita sudah mengetahui perkembangan M Aprizal, dan hanya tinggal lebih giat saja latihan agar bisa meraih medali emas," ujar Emrizal.

Bahkan menurutnya, ada beberapa atlet Riau yang juga dipercaya mewakili Indonesia pada SEA Games 2019 nanti di Filipina. Hal itu tentunya juga menjadi modal bagi Riau untuk persiapan menghadapi PON 2020 di Papua.

Emrizal menambahkan, pihaknya sudah bisa memetakan perolehan medali emas yang akan diraih Riau pada PON 2020 mendatang. KONI memperkirakan, Riau akan bisa meraih 20 medali emas dari cabor unggulan yang akan diikuti nanti.

Untuk senam, jelas Emrizal, dari hasil mengikuti kejuaraan Asia 2019 di Mongolia, diprediksi Riau bisa meraih tiga medali emas.

"Kita optimistis bisa dapat tiga medali emas dari cabor senam pada PON 2020 nanti," ujar Emrizal.

Kemudian untuk cabor renang, diprediksi bisa meraih 4 sampai 5 medali emas, dan cabor menembak diprediksi meraih 3 sampai 4 medali emas.

"Dayung kita perkuat lagi dan bisa meraih lebih dari 1 emas, anggar bisa raih 2 emas, taekwondo dan atletik juga bisa masing-masing dapat 2 emas," ucap Emrizal memprediksi.

Di luar itu, menurutnya, tidak tertutup pula cabor di luar unggulan bisa meraih medali emas. Karena itulah, KONI Riau minta kepada semua cabor untuk memperkuat atlet pada nomor andalan masing-masing.

"Jadi saat ini bukan saatnya lagi untuk tukar-tukar lagi atau coba-coba atlet pada nomor lainnya. Tahun 2019 ini persiapan kita sudah masuk pemantapan dan pematangan pada nomor masing-masing, karena sudah masuk Pra PON," paparnya.

Ditegaskan, di tahun 2019 ini, yang terpenting adalah meloloskan atlet Riau ke PON di Papua nanti melalui Pra PON.

"Karena penentu apakah atlet bisa tampil di PON 2020 adalah Pra PON 2019 ini," kata Emrizal lagi. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunpekanbaru.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoNews Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoNews Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoNews Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoNews Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoNews Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoNews Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoNews Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
wwwwww