Menag Lukman Hakim Akui Terima Rp10 Juta dari Kakanwil Kemenag Jatim

Menag Lukman Hakim Akui Terima Rp10 Juta dari Kakanwil Kemenag Jatim
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (lp6c)
Kamis, 27 Juni 2019 10:41 WIB
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengakui pernah menerima uang Rp10 juta dari Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin, saat dinas ke wilayah Jawa Timur. Uang tersebut diserahkan Haris melalui ajudan Menag.

Dikutip dari merdeka.com, Lukman mengakui hal itu saat bersaksi untuk terdakwa Kakanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muafaq, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (26/6).

Dalam sidang itu terungkap, Kepala pada Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat dan Wakaf Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Zuhri, diperintahkan Haris mengumpulkan uang dari kepala kantor Kemenag se-Jatim.

''Terkait yang uang tadi yang diperintahkan Pak Haris dan mengalir ke ajudan saudara, bagaimana ceritanya uang itu sampai?'' tanya Jaksa Wawan Yunarwanto kepada Lukman.

Lukman berkilah, uang tersebut diterima ajudannya karena dianggap sebagai honor tambahan menjadi pembicara dalam kegiatan Kementerian Kesehatan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jatim pada 9 Maret 2019.

''Setelah Magrib saya tiba di rumah, ajudan saya menyatakan, pak ini ada titipan dari saudara Haris. Saya tanya apa itu, honorarium tambahan,'' kata Lukman.

Lukman mengatakan, tidak pada tempatnya menerima honor tersebut. Karena merasa tak berhak, dia memerintahkan ajudannya untuk mengembalikan uang tersebut.

Sayangnya, uang Rp10 juta itu tidak sempat dikembalikan kepada terdakwa Haris. Sampai dia mengetahui ajudannya belum mengembalikan saat kasus Haris bergulir.

''Ini belakangan baru saya ketahui sampai terjadi peristiwa OTT itu. Dan saya baru tahu tanggal 22 Maret,'' kata Lukman.

Dia mengaku belum pernah menyentuh dan melihat fisik uang tersebut. Uang itu diklaimnya berada di ajudan. Lukman menegaskan uang yang diterima ajudan sebesar Rp10 juta. Dia menyebut itu hanya berdasarkan pernyataan lisan.

''Kemudian saya berpikir memutuskan uang itu saya laporkan sebagai gratifikasi kepada KPK,'' ucap Lukman.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Kerusuhan Meluas ke Sorong, Massa Rusak Fasilitas Bandara Serta Bakar Mobil dan Motor
GoNews Mahasiswa Papua dan Warga Saling Lempar Batu di Makassar, Kapolres Ikut Melerai
GoNews Ustaz Abdul Somad Heran, Ceramah dalam Masjid 3 Tahun Lalu Kok Baru Viral dan Dilaporkan Sekarang
GoNews Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Laporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim
GoNews Tiga Polisi Terluka Akibat Kerusuhan di Manokwari
GoNews Massa Bakar Kantor DPRD Papua Barat, Suasana Mencekam
GoNews Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun
GoNews Ikan Lele Diejek-ejek oleh Buzzer-buzzer Nakal, Menteri Susi: Padahal Hasilnya Luar Biasa
GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
wwwwww