Waspadai Pencurian di ATM Bermodus Call Center Palsu, Tabungan Nasabah Terkuras Sampai Saldonya Nol

Waspadai Pencurian di ATM Bermodus Call Center Palsu, Tabungan Nasabah Terkuras Sampai Saldonya Nol
Ilustrasi. (tribunnews)
Senin, 08 Juli 2019 14:22 WIB
BALIKPAPAN - Modus pencurian uang nasabah bank melalui anjungan tunai mandiri (ATM) semakin beragam. Yang terbaru adalah menggunakan modus call center palsu.

Dikutip dari tribunnews.com, Polres Balikpapan melalui Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap laporan masyarakat yang menjadi korban kejahatan melalui ATM dengan modus call center palsu tersebut.

''Kami sedang lakukan penyelidikan, ada satu korban yang melapor resmi, dua lagi masih aduan. Lokasi kejadian di ATM BRI kawasan Pasar Buton, sama ATM BNI di KM 9 Balikpapan Utara,'' kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra melalui Kasat Reskrim, AKP Makhfud Hidayat, Senin (8/7/2019).

Makhfud pun membeberkan modus operandi kejahatan pelaku. Dikatakannya, korban seperti biasa masuk ke dalam ATM hendak bertransaksi. Usai melakukan transaksi, tiba-tiba kartu ATM tak keluar dari mesin alias tertelan.

Diduga pelaku menempel nomor call center palsu pada ATM. Korban yang panik, ketika melihat call center langsung menghubungi nomor tersebut.

Saat meminta pemblokiran nomor, operator kemudian meminta berbagai keterangan dan persyaratan, termasuk nomor PIN dan rekening.

''Awalnya tak ada kecurigaan, tapi dari sana esok harinya uang korban ditarik habis. Saldonya langsung nol,'' tuturnya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat lebih waspada bila hendak melakukan transaksi lewat ATM bank. Jangan biarkan orang lain masuk. Juga jangan percaya dengan nomor call center di sana. Lebih baik, bila ada masalah langsung ke bank terdekat.

''Kalau ada mesin ATM mencurigakan, seperti habis dirusak atau bagaimana, lapor ke pos polisi terdekat. Jangan percaya call center, lebih baik ke bank terdekat bila ada masalah,'' imbaunya.

Disinggung, apakah ada keterlibatan pihak bank dalam kejahatan model seperti itu, Makhfud enggan berspekulasi terlalu dini. Saat ini pihaknya masih fokus melakukan penyelidikan.

''Ya, belum sampai ke sana, tapi yang jelas tentu kami (polisi) akan meminta keterangan dari pihak bank,'' tuturnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews TGPF Gagal Ungkap Penyerang Novel, KPK Minta Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Baru
GoNews Pengacara TW Cambukkan Ikat Pinggang ke Jidat Hakim PN Jakpus yang Tengah Bacakan Putusan
GoNews Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoNews Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoNews Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoNews Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoNews Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoNews Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
wwwwww