Majelis Hakim PN Bandung Vonis Habib Bahar 3 Tahun Penjara

Majelis Hakim PN Bandung Vonis Habib Bahar 3 Tahun Penjara
Habib Bahar bin Smith menjalani sidang lanjutan di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (14/3). (antara/kumparan.com)
Selasa, 09 Juli 2019 15:34 WIB
JAKARTA - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vois 3 tahun kurungan penjara dan denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan kepada Habib Bahar.

Dikutip dari kumparan.com, vonis itu lebih rendah dari tuntutan jaksa selama 6 tahun penjara dan denda Rp50 juta subsider 3 bulan penjara.

''Mengadili, menyatakan, terdakwa Habib Sayyid Bahar bin Smith terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan melawan hukum, melakukan tindak pidana secara bersama-sama dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang yang mengakibatkan luka-luka berat,'' ujar Ketua Majelis Edison Muhammad, saat membacakan putusan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa (9/7).

''Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Habib Sayyid Bahar bin Smith dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda Rp50 juta dan tetap berada dalam tahanan dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti dengan pidana 1 bulan,'' lanjut hakim Edison.

Dalam putusan tersebut, hakim menilai Bahar bersama dua temannya, Agil Yahya dan Muhammad Abdul Basit, terbukti menganiaya dua remaja yakni CAJ dan MKU hingga babak belur.

Perbuatan itu dilakukan Bahar di Pondok Pesantren Ta'jul Alawiyin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada 1 Desember 2018. Bahar menganiaya karena kesal CAJ telah berpura-pura sebagai dirinya di Bali. CAJ berpura-pura sebagai Bahar atas perintah MKU.

Hakim menyatakan yang memperberat vonis karena perbuatan Bahar mengakibatkan dua orang menjadi korban, merugikan nama dan santri di pesantren.

Sementara itu yang meringankan vonis karena Bahar berperilaku sopan, menyesali perbuatannya, dan berdamai dengan korbannya.

Sebelumnya saat diperiksa sebagai terdakwa, Bahar telah mengakui perbuatannya tersebut. Ia juga menyesal telah menganiaya MKU dan CAJ.

Bahar menyatakan perbuatan itu ia lakukan semata-mata untuk menjaga harga diri istrinya dan dirinya sebagai cucu ke-31 dari Nabi Muhammad.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoNews Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoNews Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoNews Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoNews Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoNews Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoNews Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
GoNews Kisah Pilu Nining Suryani, Guru Honor Bergaji Rp350 Ribu yang Terpaksa Tinggal di Toilet Sekolah
GoNews Kesal Tak Dapat Kursi di Kereta, Wanita Muda Ini Nekat Lepas Rok dan Celana Dalam, Begini Penampakannya
wwwwww