Yusril Ungkap Paslon Capres-Cawapres 02 Kasasi ke MA, Sandi Mengaku Tak Tahu

Yusril Ungkap Paslon Capres-Cawapres 02 Kasasi ke MA, Sandi Mengaku Tak Tahu
Prabowo-Sandi. (poskotanews)
Rabu, 10 Juli 2019 07:47 WIB
JAKARTA - Kuasa hukum Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra melalui rilisnya mengungkapkan bahwa calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait dugaan kecurangan terstruktur, sistematis dan masif dalam Pilpres 2019.

Dikutip dari kumparan.com, kasasi diajukan setelah MA sebelumnya tidak menerima permohonan tersebut dalam putusan pada akhir Juni 2019. Kasasi ini tentu mengejutkan karena MK sudah memutus menolak seluruh permohonan Prabowo-Sandi.

Setelah dicek di website MA, benar kasasi itu teregister dengan Nomor 2P/PAP/2019 tanggal 3 Juli 2019.

Menurut Yusril, kasasi dibuat setelah MA sebelumnya menyatakan gugatan Prabowo-Sandi tidak diterima karena Badan Pemenangan Nasional (BPN) sebagai pemohon tidak punya legal standing. Nah, kini kasasi dilayangkan langsung Prabowo-Sandi yang punya legal standing.

Prabowo-Sandi memberi kuasa kepada Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Nicholay Aprilindo Associates untuk menangani perkara ini di MA. Yusril menilai, para kuasa hukum Prabowo-Sandi salah melangkah dalam menangani perkara ini.

Ketika MA menyatakan N.O karena pemohonnya tidak punya 'legal standing', kata Yusril, maka permohonan ulang atas perkara ini seharusnya diajukan kembali ke Bawaslu sebagai pengadilan tingkat pertama. Jika perkara ditolak Bawaslu, barulah mereka ajukan kasasi ke MA.

Lagi pula, menurut Yusril, Prabowo dan Sandiaga Uno bukanlah pihak yang memohon perkara ke Bawaslu dan sebelumnya mengajukan kasasi ke MA. Pemohon perkara sebelumnya adalah Ketua BPN Djoko Santoso.

''Sangat aneh kalau tiba-tiba pemohonnya diganti dengan Prabowo dan Sandiaga Uno tetapi langsung mengajukan kasasi, sementara keduanya sebelumnya tidak pernah berperkara,'' ucap Yusril dalam rilis, Selasa (9/7).

Sandi Tak Tahu

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang juga menangani perkara hukum Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut permohonan kasasi itu dibuat tanpa sepengetahuan Prabowo-Sandi.

''Tadi saya sudah konfirmasi Pak Sandi, dia enggak tahu menahu dan tidak meminta izin,'' ucap Dasco saat dikonfirmasi kumparan.

Dasco menjelaskan, gugatan itu sebenarnya diajukan sebelum ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun akhirnya MA menolak permohonan itu.

''Rupanya (permohonan) disempurnakan pakai kuasa yang lama tanpa memberi tahu pasangan calon (Prabowo-Sandi),'' imbuhnya.

Ketua KPU Arief Budiman, saat dikonfirmasi mengaku belum tahu ada kasasi Prabowo-Sandi. "Ya nanti saya baca dulu, saya belum tahu. Saya baru baca beritanya saja," ucap Arief Budiman.

Sementara, anggota Bawaslu, Fritz Edward, menyebut sudah tahu kasasi itu dan kini pihaknya sedang menyusun jawaban ke MA.

''Ya Bawaslu sedang membuat jawaban dan saya lupa apakah sudah kami kirim atau tidak. Tapi memang pada intinya dugaan pelanggaran administrasi itu tidak jauh beda dengan yang pernah disampaikan oleh BPN ke mahkamah (MA),'' ucap Fritz.

''Ya kami tinggal menjawab terkait dengan apakah kompetensi mahkamah. Apakah putusan tersebut dapat dibanding ke mahkamah atau sebenarnya yang dapat dibawa ke mahkamah dari SK (penetapan paslon) daripada KPU itu bagian yang telah kami jawab untuk disampaikan ke mahkamah,'' imbuhnya.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoNews Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoNews Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoNews Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoNews Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoNews Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoNews Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
GoNews Kisah Pilu Nining Suryani, Guru Honor Bergaji Rp350 Ribu yang Terpaksa Tinggal di Toilet Sekolah
GoNews Kesal Tak Dapat Kursi di Kereta, Wanita Muda Ini Nekat Lepas Rok dan Celana Dalam, Begini Penampakannya
wwwwww