Kasus Suap Annas Maamun, KPK Ultimatum Pemilik PT Duta Palma Group

Kasus Suap Annas Maamun, KPK Ultimatum Pemilik PT Duta Palma Group
Jubir KPK Febri Diansyah. (beritasatu)
Kamis, 11 Juli 2019 16:16 WIB
JAKARTA - Pemilik PT Darmex Group atau Duta Palma Group Surya DarmadiSurya Darmadi yang menjadi Tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014, tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (10/7/2019).

Surya Darmadi tak memberikan keterangan apapun KPK atas ketidakhadirannya tersebut.

Dikutip dari beritasatu.com, KPK kemudian mengultimatum Surya Darmadi untuk kooperatif dalam menghadapi proses hukum yang menjeratnya.

''Ada satu tersangka yang tidak hadir hari ini yaitu SUD (Surya Darmadi) ini owner atau pemilik dari PT Darmex Group atau Duta Palma Group dalam kasus dugaan suap terkait dengan pengajuan alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014. Tersangka ini tidak hadir tanpa keterangan. Nanti akan kami panggil kembali. KPK mengingatkan agar tersangka bersikap kooperatif dalam penanganan perkara ini,'' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Febri memastikan tim penyidik akan kembali memanggil Darmadi untuk diperiksa sebagai tersangka. Febri mengingatkan Darmadi untuk kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik berikutnya.

''Jadi ketika kami panggil kembali, kami Ingatkan agar hadir memenuhi kewajiban hukum tersebut,'' tegasnya.

Diketahui KPK menetapkan anak usaha PT Duta Palma Group, yakni PT Palma Satu sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau tahun 2014. Selain korporasi, KPK juga menetapkan pemilik PT Darmex Group/ PT Duta Palma, Surya Darmadi dan Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta, sebagai tersangka.

Penetapan tersangka terhadap ketiga pihak tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan suap alih fungsi hutan Riau yang sebelumnya menjerat Annas Maamun selaku Gubernur Riau dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Gulat Medali Emas Manurung serta Wakil Bendahara DPD Partai Demokrat Riau Edison Marudut Marsadauli Siahaan.

Surya Darmadi diduga bersama-sama Suheri Terta telah menyuap Annas Maamun selaku Gubernur Riau saat itu. Suap sebesar Rp3 miliar itu diberikan terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau kepada Kementerian Kehutanan.

Suheri merupakan orang kepercayaan Surya Darmadi untuk mengurus perizinan terkait lahan perkebunan milik Duta Palma Group dan anak usahanya, termasuk PT Palma Satu.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoNews Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoNews Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoNews Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoNews Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoNews Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoNews Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoNews Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoNews Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoNews Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoNews Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoNews Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
GoNews Garuda Larang Ambil Gambar dalam Pesawat, Ini Alasannya
GoNews Dikirim Sehari Sebelum Bertemu Jokowi, Ini Isi Surat Prabowo kepada Amien Rais
GoNews Dua Tahun Berlalu, Polri Tak Juga Mampu Ungkap Penganiaya Novel, ICW Cs Melapor ke Polisi Tidur
GoNews Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bali, Siswa dan Guru di Jembrana Berhamburan
GoNews Kisah Pilu Nining Suryani, Guru Honor Bergaji Rp350 Ribu yang Terpaksa Tinggal di Toilet Sekolah
GoNews Kesal Tak Dapat Kursi di Kereta, Wanita Muda Ini Nekat Lepas Rok dan Celana Dalam, Begini Penampakannya
wwwwww