Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
18 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
10 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
3
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
9 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
4
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
9 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
5
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
9 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
9 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial

PT Waskita Jual 2 Ruas Tol kepada Perusahaan Hong Kong Tahun Ini

PT Waskita Jual 2 Ruas Tol kepada Perusahaan Hong Kong Tahun Ini
Ilustrasi jalan tol. (liputan.com)
Jum'at, 12 Juli 2019 15:31 WIB
JAKARTA - PT Waskita Toll Road (WTR) akan menjual dua ruas jalan tol kepada perusahaan asal Hong Kong tahun ini.

Dikutip dari liputan6.com, Direktur Utama PT WTR, Herwidiakto, kedua ruas jalan tol tersebut adalah ruas tol Solo-Ngawi dan Ngawi-Kertosono.

''Divestasi (perusahaan luar) dua ruas tol saja (yang di divestasi). Asal negaranya Hong Kong kalau enggak salah,'' kata pria yang kerap disapa Herwi ini, saat ditemui di Jakarta, Kamis (11/7).

Herwi menjelaskan, perusahaan Hong Kong yang berminat pada dua ruas tol Trans Jawa itu merupakan perusahaan patungan yang ada di negara tersebut. Namun dirinya tidak menyebutkan nama perusahaan Hong Kong yang berminat untuk membeli dua ruas tol tersebut.

''Pasti disana (perusahaan) konsorsium. Enggak ada (perusahaan dalam negeri yang ikut konsorsium),'' jelasnya.

Herwi juga mengatakan mengenai tidak adanya satu kesepakatan dengan investor dalam negeri yang berminat pada dua jalan tol tersebut. Menurutnya, tidak adanya satupun perushaan daam negeri lantaran harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan investor tersebut.

''Jadi bukan soal kurang serius, tapi harganya. Pas-pasan,'' ujarnya.

Sebelumnya, PT Waskita Karya (Persero) berencana untuk menjual enam ruas jalan tol setelah Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Enam ruas tol yang akan dijual pasca pilpres untuk memberikan kejelasan kepada investor yang berminat dari 18 tol yang dimiliki.

Direktur Utama PT Waskita Karya, I Gusti Ngurah Putra mengatakan, sebanyak total 18 ruas tol yang dimiliki Waskita Karya akan dijual seluruhnya secara bertahap.***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww