Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
22 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
19 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
16 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
21 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
13 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
23 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan

Menikah Lagi, Bahtiar Disiram Istri Pertama dengan Air Panas Hingga Tewas

Menikah Lagi, Bahtiar Disiram Istri Pertama dengan Air Panas Hingga Tewas
Ilustrasi jenazah. (liputan6.com)
Senin, 22 Juli 2019 00:20 WIB
JENEPONTO - Bahtiar Alisa (28) meninggal dunia akibat disiram dengan air panas oleh istri pertamanya, Aminah Jarimong (30).

Dikutip dari merdeka.com, usai menganiaya suaminya, Aminah sempat melarikan diri selama sepekan. Wanita itu akhirnya diamankan aparat Polsek Bangkala di rumahnya, di Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulsel, Jumat (19/7).

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, Aminah melakukan kekerasan tersebut karena rasa sakit hati terhadap korban. Pasalnya suaminya diam-diam menikah lagi dengan perempuan bernama Marsela.

''Aminah sakit hati terhadap suaminya karena menikah dengan Marsela tanpa sepengetahuannya. Aminah tahu informasi pernikahan dari keluarga suaminya pada tanggal 24 Juni 2019,'' katanya, Ahad (21/7).

''Aminah lalu menanyakan hal itu dan suaminya mengakui telah nikahi Marsela di Makassar sekitar tahun 2018 lalu,'' tambah Dicky.

Dia menjelaskan, saat Bahtiar tidur di kamar, Aminah mengangkat ember berisi air panas. Lalu air tersebut disiramkan ke tubuh Bahtiar hingga membuat bagian dada dan perutnya hingga melepuh.

Oleh keluarganya, Bahtiar dilarikan ke RSU Padjonga. Namun karena dirasa tidak ada perubahan kondisi, kerabat Bahtiar memilih untuk keluarkan dari rumah sakit, Ahad (14/7), untuk diberi pengobatan tradisional.

''Kurang lebih enam hari dirawat di rumah saudaranya, Bahtiar akhirnya meninggal dunia, Jumat (19/7) pukul 13.00 Wita. Di hari yang sama, dua jam setelah wafatnya Bahtiar, Aminah pun ditangkap setelah polisi menerima laporan dari kerabat korban,'' tutup Dicky.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww