Pasukan Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina Gunakan Buldoser

Pasukan Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina Gunakan Buldoser
Pasukan Israel menghancurkan tempat tinggal warga Palestina di Sur Baher. (republika.co.id)
Selasa, 23 Juli 2019 07:06 WIB
SUR BAHER - Pasukan Israel menghancurkan bangunan yang merupakan tempat tinggal bagi belasan warga Palestina di Sur Baher, dekat batas garis militer di Pinggiran Yerusalem, Senin (22/7) waktu setempat.

Dikutip dari republika.co.id, tindakan tak manusiawi itu dilakukan Israel sebagai jawaban atas kritik dan protes dari dunia internasional.

Dilansir dari Reuters, Israel mangatakan, sebanyak 10 unit bangunan di tepi barat itu telah dibangun secara ilegal. Bangunan yang menjulang tinggi itu memberikan risiko bagi para tentara Israel ketika melintas di Tepi Barat.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengatakan, sebanyak 17 orang Palestina terpaksa pindah akibat aksi Israel itu. PBB juga telah meminta Israel untuk menghentikan aksi dan rencana lanjutan pembongkaran rumah warga Palestina itu.

Perobohan rumah warga itu dilakukan Israel dengan mengerahan sejumlah buldoser beserta ratusan polisi dan tentara. Sebelum merobohkan rumah-rumah itu, pasukan Israel terlebih dahulu memotong kawat pembatas saat dini hari. Lalu mereka membersihkan warga dari area itu.

Palestina khawatir tindakan Israel ini bisa mejadi preseden buruk di kawasan Tepi Barat. Pasalnya, sejumlah pemukiman warga Palestina lain di sepanjang Tepi Barat  bisa saja menjadi target Israel selanjutnya.

"Saya membangun rumah ini dengan jerih payah. Tinggal di rumah itu adalah impian saya sejak dulu. Sekarang saya kehilangan segalanya," kata Tareq al-Wahash (37), dengan suara tertahan ketika melihat buldoser meruntuhkan rumah yang ia bangun dengan jerih payah itu.

Tareq menambahkan, dirinya membangun rumah itu secara resmi. Pasalnya, ia mengantongi izin pembangunan dari otoritas Palestina. ''Saya pikir saya melakukan sesuatu yang benar,'' ucapnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

       
        Loading...    
           
wwwwww