Bocah Tamat SD Dijual Bibinya Rp10 Juta untuk Biaya Masuk SMP, Pembelinya Polisi Menyamar

Bocah Tamat SD Dijual Bibinya Rp10 Juta untuk Biaya Masuk SMP, Pembelinya Polisi Menyamar
ilustrasi korban penjuala orang. (int)
Rabu, 24 Juli 2019 00:10 WIB
MEDAN - DPS, bocah berusia 14 tahun yang baru tamat Sekolah Dasar (SD), dijual bibinya Rp10 juta, dengan dalih untuk biaya masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dikutip dari poskotanews.com, praktik penjualan orang berhasil digagalkan aparat Polsek Sunggal yang menyamar sebagai pembeli. Polisi menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut.

''Kedua tersangka adalah wanita berinisial SA (40) dan SZ (23), penduduk Jalan Kesatria, Binjai. Mereka masih diperiksa penyidik,'' kata Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Syarif Ginting, Selasa (23/7/2019).

Disebutkan Syarif, kedua pelaku ditangkap polisi yang menyaru sebagai pria hidung belang. Satu pelaku merupakan adik kandung ibu korban.

Disebutkan Syarif, penjualan DPS, terungkap setelah petugas mendapat informasi dari warga tentang adanya praktik penjualan anak di bawah umur.

Petugas lalu menyamar sebagai pembeli dan disepakati transaksi dengan pelaku di Hotel Milala, Jalan Binjai KM 13, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Di hotel tersebut, pelaku meminta uang Rp10 juta sebagai jasa untuk mendapatkan layanan korban DPS. Kedua tersangka tak menduga bahwa calon pembelinya petugas.

''Petugas memberi Rp5 juta dan akan membayar sisanya via ATM. Begitu kedua pelaku hendak pergi dengan membawa uang langsung dibekuk petugas,'' papar Kanit,

Hasil pemeriksaan awal diketahui tersangka AS berperan sebagai muncikari (germo) yang akan menjual korban.

''Orangtua korban belum mengetahui kejadian itu. Korban sudah kita pulangkan ke rumah kakeknya di Kuala, Langkat. Kita tidak ketemu ibunya,'' tutup Syarif. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ketum PSSI Sudah Usulkan Stadion Riau Jadi Lokasi Piala Dunia U-20 ke FIFA, Ini Alasannya..
GoNews Suami Bunga Citra Lestari, Ashraf Sinclair Meninggal Dunia
GoNews Dalam Draf Omnibus Law, Presiden Bisa Ubah UU Lewat PP, Mahfud MD: Mungkin Itu Keliru Ketik
GoNews Wanita 39 Tahun Nyaris Diperkosa Remaja Saat Tidur di Kamar Kos, Lolos karena Tarik Senjata Pelaku
GoNews Kakek 68 Tahun Dibui 2 Bulan karena Curi Karet 1,9 Kg, Jaksa Agung Akui Penegakan Hukum Belum Berikan Rasa Keadilan
GoNews Kenal di Medsos, 2 Gadis Remaja Dicabuli 2 Pria Pengangguran dalam Kamar Kos yang Sama
GoNews Sudah 355 Penumpang Terinfeksi Virus Corona, 78 WNI Tetap Bekerja dalam Kapal Diamond Princess
GoNews RUU Cilaka Hapus Upah Minimum Kabupaten/Kota
GoNews Kampungnya Terisolir, Ibu Hamil 3 Bulan yang Alami Pendarahan Terpaksa Ditandu 32 Kilometer Menuju Rumah Sakit
GoNews Tim Satgas Diminta Rahasiakan Draf Omnibus Law, Komisioner Ombudsman Mengaku Malu
GoNews Ketua KSPI: Dahsyat, Pak Jokowi Ingin Memiskinkan Kaum Buruh Indonesia
GoNews Komite Keselamatan Jurnalis Kecam Pemidanaan Jurnalis dengan UU ITE
GoNews 356 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Terinfeksi Virus Corona, AS dan Kanada Evakuasi Warganya
GoNews Gadis 13 Tahun yang Mengaku Dihamili Bocah 10 Tahun Ternyata Korban Perkosaan Remaja
GoNews Korban Terinfeksi Virus Corona Meninggal di Prancis
GoNews Berdalih Selamatkan Pernikahan, Pria Ini Segel Kemaluan Istrinya Pakai Lem Super, Begini Akibatnya
GoNews Non Stop 18 Hari Tangani Pasien Virus Corona, Dokter Xu Hui Meninggal karena Kelelahan
GoNews Jenazah 12 Prajurit TNI Korban Heli MI-17 Sudah Dievakuasi, 10 Senjata Api Tak Ditemukan
wwwwww