Indonesia Masih Kekurangan 707 Ribu Guru

Indonesia Masih Kekurangan 707 Ribu Guru
Ilustrasi guru mengajar. (int)
Rabu, 24 Juli 2019 15:10 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Supriano, mengatakan Indonesia saat ini masih kekurangan 707 ribu guru.

Supriano berharap, selama lima tahun bisa direkrut sebanyak 707 ribu guru untuk memenuhi kekurangan tersebut. Pada tahun ini Kemendikbud berencana menambah kebutuhan guru melalui perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2019.

''Minimal kita setiap tahun merekrut 100 ribu guru,'' kata Supriano, usai Rapat Koordinasi Gala Siswa Indonesia, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (23/7), seperti dikutip dari republika.co.id.

Ia mengatakan, terkait hal ini pihaknya berencana melakukan diskusi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) serta kepala daerah. Menurut Supriano, pertemuan antara pihak terkait soal perekrutan guru ini akan dilakukan pada 30 Juli 2019.

Ia menambahkan, perdasarkan aturan guru yang direkrut sebanyak 30 persen dari CPNS dan 70 persen dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun, untuk jumlah yang akan direkrut tahun ini masih belum bisa dipastikan karena masih harus dibicarakan dengan kepala daerah dan juga Kemenpan-RB serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Lebih lanjut, ia mengatakan, pada tahun 2018 sebanyak 69 ribu guru lolos melalui jalur seleksi CPNS. Selanjutnya, pada awal 2019 dibuka jalur seleksi PPPK dan meloloskan sekitar 34 ribu guru.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww