Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
23 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
20 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
17 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
22 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
14 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
24 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan

Menganiaya karena Pacarnya Diganggu di Tempat Hiburan Malam, Aktor Kris Hatta Ditangkap

Menganiaya karena Pacarnya Diganggu di Tempat Hiburan Malam, Aktor Kris Hatta Ditangkap
Kris Hatta memakai seragam tahanan polisi. (poskotanews.com)
Rabu, 24 Juli 2019 17:00 WIB
JAKARTA - Aktor Krisdian Toppo Khuhatta alias Kris Hatta Kris ditangkap anggota Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di tempat kos temannya, di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019) pagi.

Penangkapan Kris Hatta terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya awal April 2019 lalu.

''Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Apakah langsung ditahan atau tidak,'' kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, seperti dikutip dari poskotanews.com.

Polisi menjelaskan, motif penganiayaan yang dilakukan Kris adalah cemburu. ''Pacarnya tersangka diganggu teman korban,'' ujar Kombes Argo.

Penetapan tersangka, kata Argo, berdasarkan hasil pemeriksaan lima saksi di lokasi mulai dari Satpam, hingga teman korban.

''Selain itu juga ada hasil visum dan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Tersangka ini kami kenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara,'' jelasnya.

Sebelumnya, Kris Hatta dilaporkan oleh Antony Hillenaar ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penganiayaan. Laporan tersebut teregister dengan nomor laporan LP/2109/IV/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tanggal 6 April 2019.

Peristiwa penganiayaan itu diduga terjadi pada 6 April 2019 di sebuah tempat hiburan malam Dragonfly, Jakarta Selatan. Terlapor, yakni Kris Hatta, terlibat cekcok dengan salah satu temannya. Antony yang beriktikad baik untuk melerai percekcokan tersebut justru kena pukulan.

''Jadi, menurut informasi dari pelapor bahwa dia melihat temannya cekcok dengan terlapor. Pelapor berusaha melerai, tapi belum sempat melerai, dia malah dipukul,'' kata Argo.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww