Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
Politik
19 jam yang lalu
Memaknai Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Corona
2
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
Politik
19 jam yang lalu
Basarah: Tunda Dulu New Normal di Sektor Pendidikan
3
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
Politik
18 jam yang lalu
Hari Lahir Pancasila, Pimpinan DPD Ajak Semua Elemen Gelorakan Budaya Gotong Royong
4
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
DPD RI
18 jam yang lalu
LaNyalla Siap Carikan Solusi bagi Nelayan Muncar yang Tak Punya Tempat Tinggal Layak Huni
5
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Pemerintahan
18 jam yang lalu
IMI Dukung Penerapan New Normal demi Menyelamatkan Ekonomi Nasional
6
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa
MPR RI
19 jam yang lalu
Jadikan Nilai-nilai Pancasila bagian Solusi dalam Menghadapi Masalah Bangsa

Tersangka Korupsi Proyek E-KTP Bertambah 2 Lagi

Tersangka Korupsi Proyek E-KTP Bertambah 2 Lagi
Gedung KPK. (int)
Selasa, 30 Juli 2019 13:45 WIB
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan dua orang lagi sebagai tersangka kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP).

''Dua (tersangka). Namanya nanti dulu,'' kata Saut saat dikonfirmasi, Selasa (30/7/2019), seperti dikutip dari merdeka.com.

Namun Saut belum mau menyebutkan dua nama yang ditetapka sebagai tersangka baru dalam proyek sebesar senilai Rp5,9 triliun itu. Saut berdalih, pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk mengumumka. Ia pun meminta awak media massa bersabar karena pengumuman soal tersangka baru akan disampaikan secepatnya melalui konferensi pers.

''Saya belum nyebut nama ya. Saya pikir ada waktu yang lebih mungkin, kami perlu waktu kemarin ada statement, tinggal tunggu sebentar lagi,'' pungkasnya.

Sejauh ini dalam kasus e-KTP, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Masing-masing, dua mantan pejabat Ditjen Dukcapil Kemendagri, Irman dan Sugiharto, mantan Ketua DPR Setya Novanto, pengusaha Andi Narogong, Anang Sugiana Sudihardjo, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, Made Oka Masagung dan politikus Partai Golkar Markus Nari.

Kecuali Markus Nari, ketujuh tersangka lainnya sudah divonis bersalah dan telah dipenjara.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww