Mendikbud: Rotasi Guru SD 6 Tahun Sekali, Guru SMP, SMA dan SMK 4 Tahun Sekali

Mendikbud: Rotasi Guru SD 6 Tahun Sekali, Guru SMP, SMA dan SMK 4 Tahun Sekali
Mendikbud Muhadjir Effendy. (republika.co.id)
Kamis, 01 Agustus 2019 16:44 WIB
SOLO - Setelah menerapkan sistim zonasi penerimaan siswa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melakukan rotasi guru. Rotasi guru tersebut akan disesuaikan dengan zona sekolah.

''Per zona saja sementara. Nanti kami lihat, kecuali kalau terpaksa. Sementara ini kami minta dalam zona saja. Guru tidak usah khawatir kalau jauh. Hanya per zona,'' jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kepada wartawan saat melakukan inspeksi ke SMPN 10 Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/8), seperti dikutip dari republika.co.id.

Kebijakan rotasi guru akan segera dilakukan secara menyeluruh di semua daerah di Indonesia. Kebijakan tersebut merupakan kebijakan lanjutan setelah zonasi sekolah. Namun, ternyata beberapa daerah sudah menerapkan sistem rotasi guru.

''Kemudian malah untuk rotasi guru di Kota Solo sudah dilaksanakan beberapa tahun yang lalu, padahal kami baru mau menerapkan kebijakan itu setelah ini secara nasional,'' ungkapnya.

Menurutnya, rotasi untuk guru SD kemungkinan dilakukan enam tahun sekali. Sedangkan untuk guru SMP, SMA dan SMK rencananya maksimal empat tahun sekali. Sebab, disain kurikulum SD seharusnya guru mengajar mulai kelas I dan mengantar anak sampai kelas VI, tidak boleh diganti.

Sedangkan untuk guru SMP, SMA dan SMK maksimal empat tahun karena hanya memegang mata pelajaran bukan memegang kelas. Berbeda dengan guru SD sebagai guru kelas.

''Pengalaman beberapa tempat kalau siswa itu digantikan oleh guru yang lain karena ada kenaikan kelas misalnya, itu secara psikologis kurang bagus buat anak. Sehingga kalau bisa untuk SD guru mengajar dari kelas I diantar sampai kelas VI,'' paparnya.

Nantinya, regulasi mengenai zonasi akan diperkuat menjadi Peraturan Presiden (Perpres) dalam waktu dekat. Di dalamnya akan mencakup mengenai regulasi sistem rotasi guru. Sebab, regulasi mengenai zonasi dianggap tidak cukup hanya Peraturan Menteri (Permen).

''Nanti dalam bentuk Perpres, termasuk di dalamnya nanti mengatur tentang redistribusi dan relokasi guru dalam rangka pemerataan tenaga guru, kemudain kita juga bisa memotret di mana guru-guru yang kurang,'' terangnya.

Mendikbud menyatakan, inspeksi ke SMPN 10 Solo tersebut dilakukan untuk mengecek sekolah setelah selesai melaksanakan penerimaan peserta didik baru. Dia ingin melakukan uji petik dengan beberapa daerah untuk menanyakan bagaimana praktik di lapangan, kendala yang dihadapi, kemudian hal yang perlu disempurnakan tahun depan.

''Secara umum menurut saya lancar saja, baik, ada masalah di lapangan satu atau dua ya pastilah,'' sambungnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoNews Ikan Lele Diejek-ejek oleh Buzzer-buzzer Nakal, Menteri Susi: Padahal Hasilnya Luar Biasa
GoNews Ternyata Perdana Menteri Senior Singapura Lee Kuan Yew Belajar GBHN dari Pak Harto
GoNews Mitsubishi Fokus Kembangkan Model SUV dengan Teknologi Listrik
GoNews Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Otomotif Dalam Rangka Produksi Mobil Listrik
GoNews KM Mina Sejati Dibajak 3 ABK-nya, 2 Penumpang Tewas karena Mencebur ke Laut, 18 Belum Diketahui Nasibnya
GoNews Bom Meledak di Pesta Pernikahan, 63 Orang Tewas, Sebagian Korban Wanita dan Anak-anak
GoNews Kakinya Tertusuk Paku Berkarat, Gadis Paskibraka Pembawa Baki Ini Tetap Jalankan Tugasnya Sambil Meringis
GoNews Pejabat Badan Kesbangpol Ini Keterlaluan, Mahasiswa Urus Izin Penelitian Pun Dipungli, Begini Akibatnya
GoNews Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoNews Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoNews Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoNews Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoNews Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoNews Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoNews 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoNews Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoNews Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoNews Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
wwwwww